Sabtu, 16 Desember 2017

Siswa SLB PGRI Rogojampi Akan Dipindahkan

Selasa, 21 Nopember 2017 12:23:20 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Siswa SLB PGRI Rogojampi Akan Dipindahkan

Banyuwangi (beritajatim.com) - Sekretaris Dinas Pendidikan Banyuwangi Dwi Yanto mengatakan Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI Kecamatan Rogojampi akan dipindahkan. Sementara, ruang sekolah, siswa dan guru akan menempati bangunan bekas milik kantor PGRI Cabang Rogojampi.

"Ya kami kemarin sudah bertemu dan kami rapatkan dengan pihak pimpinan cabang PGRI. Karena SLB ini kewenangan Propinsi, maka kami akan pindahkan sementara ke tanah milik pimpinan cabang PGRI yang berada di SMP 3 Rogojampi," terang Dwi Yanto, saat menerima kunjungan Persatuan Penyandang Disable Indonesia di Lounge Pemda Banyuwangi, Selasa (21/11/2017).

Menurut Dwi, keputusan itu diambil lantaran menyusul keinginan pihak Desa Lemahbangdewo yang menghendaki untuk menggunakan area sekolah untuk kantor desa yang baru. Terlebih, lahan yang digunakan sekolah tersebut memang merupakan tanah kas desa (TKD) setempat.

"Jadi, pihak desa itu memang menghendaki akan menggunakan sekolah itu pada 20 November kemarin. Mereka akan pindah untuk menempati sekolah tersebut," katanya.

Penempatan gedung PGRI itu, kata Dwi, hanya bersifat sementara. Sembari menunggu tahun ajaran baru, yayasan PGRI akan membeli tanah dan membangun gedung permanen sendiri yang baru.

"Yang nanti akan ditempati sementara itu adalah tanah milik Pemkab Banyuwangi di SMP 3 Rogojampi. Jadi sementara tidak boleh digunakan untuk SMP 3, tapi digunakan untuk anak SLB ini," pungkasnya.

Sebelumny, puluhan Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI di Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi terpaksa diminta segera keluar ke sekolah mereka. Padahal, para siswa ini telah menempati lokasi itu sejak 2004 lalu.

Hal itu lantaran, ruang kelas yang ditempati akan digunakan untuk kantor desa yang baru. Terlebih, bangunan 3 ruang yang berdiri itu berada di lahan milik Tanah Kas Desa (TKD) setempat.

"Sebelumnya sekolah ini adalah milik SDN 3, Lemahbangdewo yang diregrouping. Dulu kondisinya rusak karena mau kita gunakan, kami melakukan perbaikan. Kita dulu sebelum pindah menempatdi SDN 1 Gitik menempati gedung pramuka pada tahun 1993," jelas Kepala Sekolah SLB PGRI Rogojampi, Suhadi, Senin (20/11/2017).

Kondisi ini membuat sejumlah wali murid khawatir. Mereka sangat keberatan adanya keinginan Kepala Desa Lemahbangdewo yang ingin mengambil sekolah tersebut. Mereka ingin, pihak desa mau memperhatikan nasib anak penyandang disabilitas ini. (rin/kun)

Komentar

?>