Sabtu, 16 Desember 2017

Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga

22 Dokter Siap Operasi Pasien di Atas Kapal

Senin, 20 Nopember 2017 21:56:53 WIB
Reporter : Temmy P.
22 Dokter Siap Operasi Pasien di Atas Kapal

Sumenep (beritajatim.com) - Kapal pelayanan Rumah Sakit Terapung 'Ksatria Airlangga' menyiagakan 22 dokter dan 6 perawat untuk melayani masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep.

"Cukup banyak tenaga medis yang kami siapkan, mulai dokter spesialis, dokter umum, dan perawat. Semuanya siap bertugas di rumah sakit terapung ini," kata Direktur Rumah Sakit Terapung 'Ksatria Airlangga', dr Agus Haryanto, Senin (20/11/2017).

Pada Senin siang, Rumah Sakit Terapung 'Ksatria Airlangga' yang dikelola Yayasan Ksatria Medika Airlangga, resmi dilepas Bupati Sumenep, A. Busyro Karim dari Pelabuhan Kalianget. Rumah sakit terapung tersebut akan melayani pasien-pasien rujukan di wilayah kepulauan Sumenep.

"Pasien yang kami layani merupakan pasien rujukan dari Puskesmas setempat. Misalnya ada pasien A, kondisinya gawat dan perlu segera dilakukan tindakan berupa operasi. Maka tindakan itu bisa dilakukan di kapal. Pasien tidak perlu ke rumah sakit di daratan," terang Agus.

Dokter yang dilibatkan dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit terapung itu yakni dokter spesialis anastesi 3 orang, dokter spesialis bedah 2 orang, dokter spesaial THT 1 orang, dokter spesialis kandungan 1 orang, dan dokter spesialis mata 4 orang. Selain itu, juga ada 11 dokter umum dan 6 perawat.

"Di rumah sakit terapung ini bisa dilakukan tindakan operasi umum ataupun operasi mata. Ada ruang operasi yang sudah kami siapkan. Tapi sekali lagi, kami hanya menerima pasien rujukan dari puskesmas setempat. Tidak bisa masyarakat langsung berobat ke kapal. Karena ini merupakan layanan lanjutan," ujarnya.

Rumah sakit terapung Ksatria Airlangga milik Yayasan Ksatria Medika Airlangga tersebut digagas sejak November 2015. Dana pengadaan rumah sakit terapung tersebut murni berasal dari alumni mahasiswa kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, tanpa campur tangan dana pemerintah.

Rumah sakit terapung Ksatria Airlangga tersebut bersemboyan 'Mengarungi Samudera, menyelamatkan anak bangsa'. Kapal tersebut siap untuk berlayar ke pulau-pulau di Kabupaten Sumenep. Rute terjauh yang direncanakan untuk dikunjungi adalah Pulau Kangean.

"Kami tidak akan memungut biaya dari masyarakat. Pemerintah daerah yang akan memfasilitasi dengan menggunakan jamkesda. Kalau masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang karena pengobatan di rumah sakit terapung ini gratis," ucap Agus.

Kabupaten Sumenep memiliki 126 pulau. 48 diantaranya merupakan pulau berpenghuni. Secara administratif, Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 kecamatan. 9 kecamatan diantaranya merupakan kecamatan kepulauan. [tem/but]

Tag : unair

Komentar

?>