Jum'at, 15 Desember 2017

Abdul Muin: Kepemimpinan Bisa Dilakukan Siapapun

Kamis, 16 Nopember 2017 17:34:49 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Abdul Muin: Kepemimpinan Bisa Dilakukan Siapapun

Pamekasan (beritajatim.com) - Kepemimpinan tidak hanya bisa diterapkan oleh seorang pemimpin saja, namun kepemimpinan justru juga bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk anak-anak.

Hal itu disampaikan pengarang buku Kepemimpinan Pendidikan, Abdul Muin dalam kegiatan Bedah Buku yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Al-Khairat Pamekasan di auditorium kampus di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2, Kamis (16/11/2017).

"Selama ini kita mempunyai pemahaman bahwa teori kepemimpinan hanya bisa diamalkan oleh seorang pemimpin, padahal teori kepemimpinan justru bisa dilakukan oleh siapapun. Termasuk juga anak kecil (anak-anak)," kata Abdul Muin.

Kondisi tersebut memang sempat memunculkan berbagai polemik, namun akhirnya bisa dibuktikan dengan berbagai kasus dalam teori kepemimpinan. "Semisal seorang anak kecil yang menangis meminta hp (handphone) android, otomatis anak kecil itu menggunakan teori kepemimpinan. Karena inti kepemimpinan adalah memengaruhi dengan powernya, sedangkan power anak kecil dengan cara menangis," ungkapnya.

"Semakin tinggi level power seseorang, maka ia akan semakin beragam model kepemimpinan yang digunakan. Termasuk juga dalam kepemimpinan pendidikan," sambung pria yang juga menjabat sebagai Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan.

Tidak hanya itu, pihaknya menilai manusia memang memiliki sifat bawaan berupa kepemimpinan. Sehingga dibutuhkan berbagai pengembangan informasi seputar pemahaman ilmu kepemimpinan, apalagi status mahluk sosial yang disandang manusia juga menjadi tolak ukur tersendiri.

"Maka dari itu, dalam buku ini kami sertakan seputar konsep dasar kepemimpinan pendidikan dan tipe kepemimpinan yang sekaligus menggambarkan gaya kepemimpinan di masyarakat. Termasuk juga komunikasi dalam kepemimpinan demi meningkatkan mutu pendidikan," jelasnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri sejumlah mahasiswa dari prodi PAI beserta undangan, juga tampak hadir seorang pembanding yang notabene sebagai seorang akademisi, yakni Agus Santoso. [pin/ted]

Komentar

?>