Minggu, 21 Januari 2018

Antisipasi DBD, Kunjorowesi Adakan Fogging

Kamis, 16 Nopember 2017 13:37:44 WIB
Reporter : Misti P.
Antisipasi DBD, Kunjorowesi Adakan Fogging

Mojokerto (beritajatim.com) - Musim hujan telah tiba, penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) mulai mengintai masyarakat. Untuk mengantisipasi dan sebelum memakan korban di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto difogging.

Kepala Desa (Kades) Kunjorowesi, Susi Darsono mengatakan, fogging dilakukam menyusul masuknya musim penghujan. "Sudah satu minggu ini, di desa kami dilakukan foging. Baik di lingkungan rumah warga ataupun fasilitas umum seperti sekolahan dan masjid," ungkapnya, Kamis (16/11/2017).

Masih kata Darsono, sampa saat ini belum ada laporan warganya terserang DBD. Namun pihaknya sengaja melakukan antisipasi agar penyebaran penyakit dari nyamuk aedes aegypti tidak mengancam warga. Sehingga fogging untuk dilakukan pencegahan.

"Desa memang menyediakan tiga unit alat dan obatnya sekaligus. Fogging merupakan langkah awal untuk menjauhkan lingkungan dan warganya dari penyakit DBD yang sering terjadi dan menjadi momok warga saat musim hujan tiba. Sebab, banyaknya genangan air akibat curah hujan," katanya.

Genangan air tersebut yang akan menjadi sarang berkembangnya jentik nyamuk aedes aegypti. Apalagi, sebelumnya Desa Kunjorowesi merupakan satu dari daerah yang rawan terjangkit DBD di wilayah Kabupaten Mojokerto.

"Tapi, alhamdulillah setelah tiga tahun kami rutin lakukan fogging tidak ada lagi warga kami yang terjangkit DBD. Dulu, sebelum desa punya alat warga sering terkena DBD sehingga desa kami masuk daerah rawan terjangkit DBD," ujarnya. [tin/but]

Komentar

?>