Rabu, 22 Nopember 2017

Begini Parahnya Gedung Sekolah di Sampang

Rabu, 15 Nopember 2017 13:36:10 WIB
Reporter : Zamachsari
Begini Parahnya Gedung Sekolah di Sampang

Sampang (beritajatim.com) - Anggaran untuk dunia pendidikan terus digelontorkan pemerintah guna memperbaiki mutu dan infrastruktur, dengan maksud membuat anak didik semakin baik menerima pelajaran maupun nyaman berada di sekolah. Namun, dengan tujuan pemerintah itu, tidak seluruhnya berjalan sesuai rencana.

Entah itu karena pelaksana di bawah atau memang anggaran masih belum mencukupi untuk melakukan pembangunan gedung sekolah yang layak bagi siswa. Pasalnya, puluhan siswa yang belajar di SD Negeri Labuhan III Kecamatan Sereseh, Kabupaten Sampang, Madura. Harus belajar di rumah warga lantaran gedung sekolah tersebut nyaris ambruk.

"Saya khawatir jika nanti roboh bisa menimpa siswa, makanya semua murid kami pindah keluar untuk bisa tetap belajar. Sebab, kondisi gedung beserta temboknya sudah retak dan berlubang," terang Amir Faruq guru SDN Labuhan III, Rabu (15/11/2017).

Amir Faruk juga menjelaskan, bangunan yang rusak tersebut sudah berlangsung selama 3 bulan terakhir. Menurutnya, pada bulan-bulan itu ada alokasi dana untuk rehap dan perbaikan. Namun, belum ada perhatian dari Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.

"Kami berharap Disdik Sampang tidak mengutamakan perbaikan di wilayah kota saja, siswa di pendesaan juga mempunyai hak yang sama untuk bisa belajar dengan nyaman di dalam sekolah," imbuhnya.

Faruk beserta dewan guru SDN Labuhan III berharap agar sekolah tersebut segera dilakukan perbaikan agar tidak sampai memakan korban jiwa akibat sekolah ambruk.

Terpisah M Jupri Riyadi Kepala Dinas Pendidikan Sampang, saat dikonfirmasi melalui jaringan telepon belum bisa menjelaskan perihal kerusakan sekolah SD Negeri Labuhan III, hanya saja menyarankan untuk menemui kepala bidang (Kabid) perencanaan apakah pada tahun mendatang sudah direncanakan apa telah terdektiksi adanya lembaga sekolah yang rusak tersebut.

"Silahkan menemui kabid perencanaan karena saya masih di perjalanan menuju Surabaya," ujarnya.

Sementara itu, saat menemui Rojiun selaku Kabid Perencanaan Disdik Sampang, tidak mengetahui lembaga sekolah dibawah naunganya rusak parah. Bahkan, yang lebih aneh, sejumlah awak media yang mencari berita diminta balik ke SDN Labuhan III dan memberitahukan kepada pihak sekolah untuk segera membuat laporan.

"Saya belum tau kalau di sana ada sekolah rusak makanya segera laporkan, karena biar bisa dianggarkan untuk dilakukan perbaikan, tapi tidak bisa tahun 2018 melainkan tahun 2019 mendatang," tandasnya. [sar/but]

Komentar

?>