Rabu, 22 Nopember 2017

P4GN Masuk Kurikulum SMP di Sidoarjo, Begini Penjelasannya

Senin, 13 Nopember 2017 11:42:24 WIB
Reporter : M. Ismail
P4GN Masuk Kurikulum SMP di Sidoarjo, Begini Penjelasannya

Sidoarjo (beritajatim.com) - Nota kesepahaman Program Pencegahan, Pemberantasan, Penanggulangan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)  dimasukkan dalam kurikulum pelajaran sekolah di SMP negeri swasta yang ada di Kabupaten Sidoarjo, tercapai.

Penandatanganan keselarasan itu tercapai antara Kapolresta Sidoarjo dengan Bupati Sidoarjo tentang P4GN dimasukkan dalam kurikulum pelajaran sekolah. Penandatanganan dilakukan di Alun-alun Sidoarjo yang disaksikan para pelajar SMP, Senin (13/11/2017).

"Lewat mata pelajaran P4GN tersebut para pelajar SMP diberikan pengetahuan tentang bahaya Narkoba," kata Bupati Sidoarjo H. Saiful llah.

Kesepakatan seperti ini tambah dia, sebagai upaya pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap Narkoba di lingkungan sekolah. Kurikulum P4GN akan memberikan pengetahuan kepada pelajar tentang bahaya Narkoba. "Dengan begitu para pelajar di Sidoarjo dapat terhindar dari bahaya penyalagunaan Narkoba, terang Saiful llah.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mengucapkan faktor utama pencegahan bahaya Narkoba ada pada keluarga. Keluarga yang harmonis, penuh dengan kasih sayang dapat menjauhkan generasi muda dari Narkoba.

Himawan menjelaskan, saat ini permasalahan Narkoba sangat serius penanganannya. Pasalnya peredaran gelap Narkoba sudah merambah kalangan manapun. "Terbukti artis, politikus, aparat sampai akademisi telah terbukti mengkonsumsi Narkoba," beber dia.

Masih kata Himawan, permasalahan Narkoba adalah permasalahan global. Permasalahan Narkoba menjadi perhatian serius di semua negara. Penanganannya masih belum maksimal. Bahkan permasalahan Narkoba cenderung meningkat.

Dari data PBB tahun 2014 terungkap ada 162 sampai 324 juta orang diseluruh dunia yang mengkonsumsi Narkoba. Usianya antara 15 sampai 64 tahun. Setiap tahunnya ada 183 ribu orang meninggal dunia akibat mengkonsumsi barang haram tersebut.

"Pencegahan penyalagunaan Narkotika adalah upaya yang sangat penting karena menyangkut keselamatan seluruh warga negara dari pengaruh buruk Narkotika," sebut Himawan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Mustain M.Pd mengatakan bulan depan pelajaran P4GN sudah dapat diberikan. Nilai dari pembelajaran tersebut dimasukkan dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan/PKN.

"Pelajaran tersebut sementara akan diberikan kepada siswa siswi kelas II SMP negeri maupun swasta. Guru pengajarnya berasal dari Polresta Sidoarjo sendiri. [isa/but]

Tag : kurikulum

Komentar

?>