Rabu, 22 Nopember 2017

Ratusan Calon Guru Ikuti Pelatihan Perlindungan Anak

Sabtu, 11 Nopember 2017 18:24:42 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Ratusan Calon Guru Ikuti Pelatihan Perlindungan Anak

Kediri (beritajatim.com) - Peringati Hari Pahlawan Nasional, ratusan mahasiswa di Kota Kediri ikuti pelatihan tentang perlindungan anak. Para calon guru ini dilatih melindungi anak didiknya di sekolah dari berbagai ancaman serta memberikan bekal kepada siswa supaya tanggap menghadapi ancaman kekerasan baik fisik, psikis maupun seksual.

Dialog yang digelar di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Kediri ini berangkat dari banyaknya kasus kekerasan terhadap anak. Dialog ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2AP2KB) setempat.

Adapun peserta dari dialog ini adalah para calon guru yang berasal dari mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekoah Dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini.

Mutakalim, selaku Kepala Bidang Perlindungan Anak DP2AP2KB Kota Kediri mengatakan, melalui diskusi yang digelar diharapkan menjadi bekal peserta dalam mengembangkan perilaku bijak dihadapan para siswa di sekolah.

Sehingga, sudah tidak ada lagi kasus kekerasan terhadap anak seperti yang teradi di Sumatera Utara, ada seorang guru menganiaya siswanya hingga babak belur dan kini viral di media sosial.


Pada dialog ini, Dinas membeberkan tentang Undang-undang perlindungan anak Nomor 35 Tahun 2014 yang mengancam para pelaku kekerasan anak dengan pidana penjara hingga 15 tahun lamanya. Poin penting lainnya adalah tentang macam-macam kekerasan terhadap anak serta hak-hak yang dimiliki oleh setiap anak.


Menurut Kurnia Lailatur Rohmah, mahasiswa PGSD Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri mengaku, mahasiswa prodi pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam membawa perubahan sistem perlindungan terhadap anak didik.

"Setelah mahasiswa terjun langsung menjadi guru dituntut untuk mencarikan solusi bagi anak didiknya dari kejahatan anak dan melindungi mereka selaku generasi penerus bangsa," ujar Laila.


Anak-anak sering tidak menyadari bahaya yang tengah mengancam mereka, seperti kejahatan bullying atau bahkan sebuah pelecehan. Melalui dialog ini, diharapkan para calon guru telah memiliki gambaran sistem pendidikan yang tepat untuk melindungi anak didiknya masing-masing, sehingga mereka bisa menghindar dari ancaman bahaya yang datang. (nng/ted)

Tag : guru kediri

Berita Terkait

    Komentar

    ?>