Sabtu, 23 Juni 2018

Dinkes Lumajang Antisipasi Kematian Ibu Hamil Pasca Persalinan

Rabu, 01 Nopember 2017 17:20:41 WIB
Reporter : Harry Purwanto
Dinkes Lumajang Antisipasi Kematian Ibu Hamil Pasca Persalinan

Lumajang (beritajatim.com) - Dinas Kesehatan Lumajang melakukan pembinaan terhadap 150 tenaga kesehatan meliputi dokter, bidan, dan perawat puskesmas untuk antisipasi kematian ibu pasca persalinan.

Pasalnya, ditahun 2017 ini ada 1 kasus ibu meninggal dunia pasca melahirkan yang disebabkan pendarahan pada masa nifas atau disebut Haemorraga Post Partum (HPP).

World Health Organization (WHO) menyatakan 25% kematian ibu terjadi disebabkan karena perdarahan postpartum, yang mencapai 100.000 kematian ibu per tahun, dan American College of Obstetricians dan Gynecologists (ACOG) memperkirakan terjadi 140.000 kematian ibu per tahun atau 1 wanita setiap 4 menit.

Di negara berkembang, angka kematian ibu dapat melebihi 1.000 wanita per 100.000 kelahiran hidup. Sementara itu, di Indonesia berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012 angka kematian ibu adalah sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup.

"Kita tak ingin ini terjadi lagi dan perlu adanya pembinaan, tahun 2017 ini saja sudah 1 kasus," ungkap Kadinkes, dr Triworo pada wartawan usai membuka workshop kebidanan, Rabu(1/11/2017).

Lanjut dia, banyaknya kondisi ibu hamil resiko tinggi dan bisa menyebabkan kematian beberapa faktor yg mendasari adalah ibu hamil anemia dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), ibu hamil dengan usia yg terlalu muda atau terlalu tua, ibu hamil dengan kasus Pre Eclamsia Berat (PEB), dan kehamilan yg lebih dari 4 kali.

"Jadi sejak dini, adanya resiko bagi ibu hamil harus ada pengawasan dan perhatian," terangnya.

Tujuan diadakannya workshop kebidanan ini guna meningkatkan kapasitas petugas kesehatan di lingkup puskesmas, klinik, rumah sakit umum dan swasta dalam proses stabilisasi dan rujukan pasien dengan kasus shock hipovolemik dan hiporagik.

Dengan adanya workshop kebidanan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan pertolongan secara tepat pada pasien HPP sehingga bisa mengurangi kasus kesakitan dan kematian ibu hamil akibat HPP.(har/ted)

Tag : ibu hamil

Komentar

?>