Sabtu, 16 Desember 2017

150 Anak Muda dari 21 Negara 'Nyantri' di Pesantren Darul Ulum

Jum'at, 27 Oktober 2017 21:21:53 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
150 Anak Muda dari 21 Negara 'Nyantri' di Pesantren Darul Ulum

Jombang (beritajatim.com) - Kabupaten Jombang menjadi tuan rumah ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC). Kegiatan tersebut difokuskan di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang, mulai Sabtu (28/10/2017) hingga Senin (30/10/2017).

Saat ini peserta yang merupakan anak muda dari berbagai negara mulai berdatangan ke pesantren tersebut. Bahkan, selama tiga hari mereka akan menginap di asrama pesantren. Selama itu pula, para peserta akan mempelajari tentang toleransi.

Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kemlu (Kementerian Luar Negeri) RI, Jose Tavares mengatakan, peserta AYIC di Unipdu sebanyak 150 orang. Mereka berasal dari 21 neaera, mulai dari negara di kawasan ASEAN, Afrika, Amerika, hingga Eropa.

Yang berasal dari ASEAN seperti Kamboja, Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura, Thailand, Laos, serta Brunai. Kemudian dari Asia yang sudah konfirmasi kehadiran diantaranya Jepang, Korea Selatan, Pakistan. Sementara dari Afrika adalah Mesir, Madagaskar, Maroko, Tanzania dan Libya.

Selebihnya dari Amerika Serikat, Inggris, Hongaria, Belanda, serta Lituania. "Aak-anak muda muda ini akan membahas tema toleransi dalam keberagaman di Asia. Ini sangat penting, karena mereka datang dari latar belakang berbeda-beda. Dengan begitu peserta bisa saling belajar," ujar Jose, Jumat (27/10/2017) di aula Unidpdu Jombang.

Ketua PSA (Pusat Studi ASEAN) Unipdu, Zahrul Azhar Asumta mengatakan, sejumlah peserta sudah datang di pesantren Darul Ulum. Para peserta tersebut sengaja diinapkan di asrama santri. "Istilahnya mereka sedang nyantri di Darul Ulum. Sekaligus belajar tentang tolerasi. Makanya para peserta dari berbagai negara itu kita minta tidur di pondok. Acara dibuka Sabtu besok," ujar Zahrul. [suf]

Tag : pesantren ayic

Komentar

?>