Selasa, 21 Nopember 2017

Ini Alasan Bupati Jember Tak Segera Keluarkan SK Guru Honorer

Senin, 23 Oktober 2017 01:00:05 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Ini Alasan Bupati Jember Tak Segera Keluarkan SK Guru Honorer

Jember (beritajatim.com) - Ribuan orang guru honorer di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan melakukan aksi mogok kerja, Senin (23/10)-Rabu (26/10/2017). Mereka memprotes belum segera dikeluarkannya surat keputusan penugasan dari Bupati Faida.

Aksi mogok ini digalang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). "Mereka nanti berkumpul di kantor UPT (Unit Pelaksana Teknis) Dinas Pendidikan kecamatan dan beristigosah. Mereka menyuarakan agar Ibu Bupati terketuk untuk menerbitkan SK yang sangat bermanfaat untuk teman-teman," kata Ketua PGRI Jember Supriyono.

Apa sebenarnya alasan Bupati Faida belum juga mengeluarkan surat tersebut? "Ibu Bupati orang yang sangat berhati-hati, terutama masalah anggaran. Di Jember, DAU (Dana Alokasi Umum) untuk gaji hampir 50 persen. Khawatirnya, kalau tuntutannya seperti Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005, yang kalau sudah penandatanganan itu minimal eselon II harus diangkat PNS, maka anggaran di Pemkab Jember bisa tidak mencukupi. Itu yang dipikirkan Ibu," kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Jember Muhammad Ghozali, Minggu (22/10/2017).

"Kedua, memang belum ada semacam peraturan atau peraturan pemerintah atau mungkin peraturan menteri yang mendasari bupati membuat surat keputusan pengangkatan PTT (Pegawai Tidak Tetap) dan GTT (Guru Tidak Tetap). Karena kalau sudah seperti itu, harus muncul cost dia digaji berapa per bulannya," kata Ghozali.

Menurut Ghozali, masalah anggaran untuk GTT dan PTT ini perlu dibicarakan bersama antara bupati dengan DPRD Jember. "Karena menyangkut masalah anggaran yang besar sekali, (jumlah) 3.213 guru honorer itu besar sekali," katanya.

Ghozali menyebut ada upaya menyeret status surat yang dituntut dikeluarkan oleh bupati. "Semestinya hanya surat penegasan, ditarik pada SK pengangkatan GTT-PTT. Ibu hati-hati, karena tir-mempelintir ini musimnya sekarang," katanya. [wir/ted]

Tag : guru jember

Komentar

?>