Senin, 18 Desember 2017

Ini Rencana Menag terhadap Pondok Pesantren

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:56:26 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Ini Rencana Menag terhadap Pondok Pesantren

Gresik (beritajatim.com) - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menyatakan keberadaan pondok pesantren, atau ponpes di tanah air perlu dijaga keberadaannya di era milenia. Pasalnya, ponpes merupakan basis, dan tempat pengkaderan lahirnya ulama.

Pernyataan Menag itu disampaikan di sela-sela wisuda ke 11 Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA) di Kecamatan Manyar, Gresik, Sabtu (21/10/2017).

Menurut Lukman Hakim Saifuddin, keberadaan pesantren ke depannya tidak hanya melahirkan orang yang ahli dalam bidang keagamaan. Namun, di sisi lain pesantren juga sebagai tempat pendidikan yang nantinya setara dengan lembaga pendidikan umum hingga perguruan tinggi.

"Saat ini ada 26 Ma'had Aly ponpes yang setara dengan perguruan tinggi, dan ke depan akan kami kembangkan secara bertahap," ujarnya.

Ia juga menambahkan, lulusan ponpes di era milenia seperti sekarang wajib menguasai media informasi (digital). Sebab, saat ini teknologi digital bagian dari umat. Untuk itu, lulusan ponpes harus bisa memanfaatkan teknologi tersebut.

"Perkembangan teknologi seperti sekarang tidak dialami oleh generasi dulu. Jadi, lulusan ponpes mau tidak mau harus bertransformasi dengan teknologi," tambahnya.

Saat disinggung mengenai penyelenggaraan haji di tahun 2017. Menag Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan, pelaksanaan tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Hal ini terlihat saat melakukan kunjungan di tanah suci guna melihat langsung sarana, dan prasarana ibadah haji masyarakat Indonesia.

"Sarana dan prasaran ibadah haji tahun ini sudah tertata rapi. Mulai dari konsumsi, penginapan maupun transpotasi sudah bagus," tandasnya. [dny/but]

Tag : pesantren

Komentar

?>