Sabtu, 18 Nopember 2017

STAIN Pamekasan Rampungkan Penerjemahan Al-Qur'an Bahasa Madura

Selasa, 17 Oktober 2017 21:53:46 WIB
Reporter : Samsul Arifin
STAIN Pamekasan Rampungkan Penerjemahan Al-Qur'an Bahasa Madura

Pamekasan (beritajatim.com) - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan menggelar Workshop II Penerjemahan Al-Qur'an Kedalam Bahasa Madura di Hotel Front One Jl Jokotole, Selasa (17/10/2017) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan berkat kerjasama dengan Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) RI. Dimana proses penerjemahan sudah memasuki tahap akhir alias sudah menyelesaikan 30 juz.

"Workshop kali ini merupakan yang terakhir dari proses penerjemahan al-Qur'an Kedalam bahasa Madura, sebab saat ini kita sudah merampungkan terjemahan 30 juz al-Qur'an ke dalam bahasa Madura," kata Ketua STAIN Pamekasan Mohammad Kosim.

Proses penerjemahan tersebut dilakukan sejak pasca penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak Kemenag RI bersama kampus yang berencana bertransformasi menjadi institut, beberapa bulan lalu.

"Pasca penandatanganan MoU lalu, kita langsung bentuk tim penerjemah yang terdiri dari para dosen yang memiliki bidang keilmuan berbeda. Tim ini dipimpin langsung oleh bapak Mohammad Zahid," ungkapnya.

Disinggung soal workshop kedua, pihaknya menjabarkan secara gamblang jika hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menyamakan persepsi sebelum hasil penerjemahan diserahkan Puslitbang Lektur Kemenag RI. "Jadi pasca workshop ini, nanti hasil penerjemahan kita serahkan langsung ke Puslitbang," jelasnya.

"Setelah kita serahkan nanti dilakukan validasi oleh pihak Puslitbang dan selanjutnya akan diserahkan kembali kepada tim, baru setelah itu langsung di lauching dan dipublikasikan. Sedangkan proses validasi baru akan dilakukan tahun depan," imbuhnya.

Pada kegiatan workshop tersebut, hadir langsung Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI Choirul Fuad Yusuf. Selain itu juga tampak tim penerjemah dan beberapa civitas akademik STAIN Pamekasan. [pin/ted]

Komentar

?>