Senin, 18 Desember 2017

Menpan-RB Apresiasi Pusat Informasi dan Layanan Terpadu Kopertis VII Jatim

Jum'at, 06 Oktober 2017 22:02:03 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Menpan-RB Apresiasi Pusat Informasi dan Layanan Terpadu Kopertis VII Jatim

Surabaya (beritajatim.com) - Sistem Pusat Informasi dan Layanan terpadu berbasis online dalam proses kepengurusan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang telah dibangun oleh Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII pada Januari 2017 lalu, mendapatakan apresiasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur.

Pujian yang disampaikan Menpan Asman terhadap sistem efisiensi pelayanan kepengurusan PTS yang berada di luar kota itu, dinilai dapat mempermudah dan memotong rantai sistem birokrasi yang terlalu rumit dan memakan waktu lama.
 
"Sistem ini saya kira inovatif, karena di Jatim terdapat 330 perguruan tinggi swasta yang setiap harinya membutuhkan pelayanan. Selama ini, mereka berurusan dengan individu bukan lembaga. Alhamdulillah, di bawah sudah ada konter-konter. Bagi daerah yang jauh langsung mengakses webnya dan berkomunikasi disitu," terang Asman Abnur saat melakukan serangkaian kunjungan kerja di Surabaya, Jumat (6/10/2017).

Ia mengatakan, saat ini pemerintah sedang giat melakukan perbaikan pelayanan publik di semua lini termasuk di Kopertis. Karena pelayanan publik yang baik tak hanya terjadi seperti di Mal saja.

"Pelayanan Publik Surabaya tapi juga pelayanan vertikal akan terjadi perubahan yang signifikan. Nantinya kami akan mendorong lembaga-lembaga pemerintah untuk berbasis dalam jaringan supaya orang-orang tak perlu jauh-jauh lagi datang," kata Asman.

Ia menambahkan, telah diciptakannya sistem yanh mudah diakses oleh setiap orang, maka saat ini yang masih di prosesnya adalah mengenai pengambilan kebijakan dari setiap persoalan-persoalan yang sering dihadapi.

"Pelayanan di Kopertis saat ini sangat penting, tapi kita masih membicarakan proses-proses kedepan termasuk dalam percepatan keputusan antara tingkat kopertis dengan atasannya," kata Asman.

Di kesempatan yang sama, Koordinator Kopertis Wilayah VII Soeprapto DEA menjelaskan, sistem yang telah di gunakan selama sepuluh bulan itu dapat mempermudah. Itu karena hanya datang di satu tempat, langsung bisa mendapatkan informasi dan pelayanan daring.

"Jadi sistem ini dalam rangka memberi kepuasan kepada stakeholder juga memberikan kemudahan, efisiensi waktu dan mungkin biaya. Jadi bagi PTS luar kota tidak perlu datang ke Kopertis, melalui daring langsung bisa," jelas Suprapto.

Ia mengakui bahwa pada pelayanan sebelumnya di instansinya cukup membuat rumit dan memakan waktu. Semisal bagi perwakilan PTS luar kota, harus datang ke tempatnya dan hal terabut yang membuat tidak efisien.

"Dulu kita menangani stakholder itu mereka masuk ke ruangan bawah dan butuh waktu lama. Nah dengan sistem terpadu ini mereka  mereka hanya perlu lihat online dan mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan baru datang ke sini," jelas Suprapto.

Ia menambahkan, kedatangan Menpan-RB ke kantornya itu hanya untuk melihat pelayanan-pelayanan terpadu di Indonesia.

"Untuk pelayanan berbasis daring kami sudah menerapkan pelayanan berbasis daring sejak bulan Januari 2017 untuk pengurusan kenaikan jabatan dosen," tandas Suprapto. (ito/ted)

Tag : universitas

Komentar

?>