Senin, 18 Desember 2017

STAI Al-Khairat Pamekasan Komitmen Berikan 'Mimbar Akademik' Bagi Mahasiswa

Jum'at, 15 September 2017 11:11:05 WIB
Reporter : Samsul Arifin
STAI Al-Khairat Pamekasan Komitmen Berikan 'Mimbar Akademik' Bagi Mahasiswa

Pamekasan (beritajatim.com) - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Khairat Pamekasan komitmen untuk memberikan 'mimbar akademik' bagi mahasiswa, khususnya di lingkungan kampus di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Dosen Tahun Akdemik 2017-2018 yang digelar di auditorium kampus, bahkan para dosen juga diimbau untuk memberikan 'ruang spesial' bagi mahasiswa.

"Dalam rapat kemarin sudah kami minta para dosen agar memberikan kebebasan berupa mimbar akademik bagi mahasiswa, sebab dunia kampus memang seharusnya seperti itu," kata Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Abdul Muin, Jum'at (15/9/2017).

Namun pihaknya menggaris bawahi seputar kebebasan dalam mimbar akademik, yakni dengan tetap mengedepankan tata nilai berdasarkan regulasi dan kode etik yang berlaku. "Terpenting tidak keluar dari koredor (regulasi) yang ada," ungkapnya.

Bahkan dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengajak para dosen dan seluruh civitas akademik untuk bersama-sama komitmen dan menunjukkan loyalitas terhadap instansi yang dipimpinnya. "Kedepan kita akan siapkan kotak saran bagi mahasiswa, jika ada persoalan bisa langsung disampaikan," ungkapnya.

"Kami mengajak kepada seluruh dosen dan mahasiswa untuk mengetahui komitmen dan bersama-sama berbuat yang terbaik demi kemajuan dan perkembangan kampus agar lebih baik kedepan," ajaknya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau dosen dan mahasiswa untuk bersama-sama berupaya menanamkan nilai dalam tiga branding kampus. Meliputi karakter, kompeten dan interprenership. "Tiga branding ini sudah sinergi dengan visi dan misi STAI Al-Khairat, sehingga dibutuhkan komitmen dari semua pihak untuk memajukan dan mengembangkan kampus sesuai dengan yang kita inginkan bersama," tegasnya.

"Branding ini harus dipahami oleh mahasiswa maupun dosen, ini merupakan grand desain untuk menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan karakter interprenership yang tidak mudah mengenal putus asa,” pungkasnya. [pin/ted]

Komentar

?>