Minggu, 24 September 2017

Tangkal Kejadian Bayi Debora, Dinkes Jatim Titipkan Sistem 'Marem'

Kamis, 14 September 2017 10:45:44 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Tangkal Kejadian Bayi Debora, Dinkes Jatim Titipkan Sistem 'Marem'
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Dr Kohar Hari Santoso

Surabaya (beritajatim.com) - Untuk menghindari tragedi bayi Debora yang terjadi beberapa waktu lalu dan agar tidak terjadi di rumah sakit di Jatim, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim Dr Kohar Hari Santoso titipkan Sistem kerja 'MAREM' kepada seluruh rumah sakit di seluruh wilayah Jatim.

"MAREM itu adalah Memuaskan, Aman, Rasionil, Efisien, dan Manusiawi. Maka indikatornya adalah indeks kepuasan pelanggan dan indeks kepuasan masyarakat. Ini sebagai upaya untuk menangkal kejadian-kejadian buruk yang akan terjadi di Jatim," tuturnya saat ditemui dikantor kerjanya, Kamis (14/9/2017).

Selain itu, tambahnya. Pihaknya juga menargetkan dan mendorong 369 rumah sakit di Jatim dan juga pusat kesehatan masyarakat memperoleh akreditasi pada tahun 2019.

"Pada tahun 2017 ini sudah ada sekitar 75 persen rumah sakit yang sudah terakreditasi. Hal ini diberlakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan," ungkapnya.

Sebelum melakukan akreditasi, dr Kohar mengaku terus melakukan pembinaan dan memantau rumah sakit yang belum terakreditasi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. "Kami melalui Dinkes Kabupaten/Kota akan memantau rumah sakit mana saja yang belum terakreditasi," tandasnya. (ito/ted)

Tag : bayi meninggal

Komentar

?>