Rabu, 20 September 2017

TEC Pertama di Indonesia Resmi Berdiri di Surabaya

Selasa, 12 September 2017 23:31:02 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
TEC Pertama di Indonesia Resmi Berdiri di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) - Pusat Informasi Pendidikan Taiwan atau Taiwan Education Center (TEC) pertama di Indonesia resmi dibuka di Surabaya, Selasa (12/9/2017). Berdirinya TEC ini atas kerjasama antara Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dengan Asia University.

Resmi dibukanya TEC yang berada di lantai dasar rektorat kampus C Unair ini ditandai dengan seremoni peresmian. Hadir dalam acara tersebut pejabat Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, representatif Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei Indonesia dan Surabaya, serta para pimpinan perguruan tinggi di Indonesia.

Huei Chen Ko, Vice President Asia University Taiwan menyatakan, pihaknya memilih bekerja sama dengan Unair sebagai lokasi didirikannya kantor TEC pertama di Indonesia ini karena kampus tersebut memiliki reputasi perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air.

"Selain antusias terkait kerjasama, pemerintah Taiwan juga sangat selektif dalam memilih pihak mana yang bisa diajak berkerja sama. Unair dipilih karena merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik yang ada di Jawa Timur, bahkan di Indonesia," tutur Huei Chen Ko.

"Saya berharap akan tercipta kerjasama dan kolaborasi lain selepas diresmikannya TEC tersebut. Tak hanya di bidang pendidikan tapi juga di bidang yang lain," ujarnya.

Ditemui dalam acara yang sama, Rektor Unair Prof Nasih mengatakan, dipilihnya Taiwan karena antara Taiwan dan Indonesia setara dalam hal pendidikan. Selain itu di Taiwan mempunyai perguruan tinggi yang maju dan berperingkat 100 besar dunia.

"Asian University ini mempunyai rangking 100 sekian di dunia, sehingga kita bisa berkolaborasi mengembangkan pendidikan di Indonesia dan Taiwan," kata Nasih.

Ia mencontohkan, Asia University yang berkerja sama dengan Unair mempunyai keunggulan di sains, ekonomi, sosial, politik dan kedokteran. Yang paling penting, kata dia, Taiwan tidak mahal jika dibandingkan Amerika, Eropa, Australia. Sehingga pihaknya mendorong mahasiswanya untuk melanjutkan studi ke Taiwan.

"Taiwan termasuk agak murah daripada ke Australia. Dan saya pikir Taiwan merupakan salah satu destinasi mahasiswa kita. Bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan ke Taiwan kami berikan kemudahan. Nantinya kami juga akan memberikan rekomendasi terkait visa," papar Prof Nasih.

Ia berharap, sebelumnya Unair juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas yang ada di Taiwan, namun kerja sama itu hanya bersifat universitas ke universitas bukan antarnegara.

"Sekarang dari TEC, kami berharap bukan lagi universitas ke universitas tapi juga antarnegara. Sehingga kolaborasi bisa lebih banyak lagi bukan hanya untuk Unair tapi juga untuk universitas di Surabaya dan Indonesia yang berpusat di sini," kata Nasih penuh harap. [ito/suf]

Tag : unair

Komentar

?>