Rabu, 22 Nopember 2017

Mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan Sumbang Rp 3 Juta Bagi Muslim Rohingya

Kamis, 07 September 2017 19:34:05 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan Sumbang Rp 3 Juta Bagi Muslim Rohingya


Pamekasan (beritajatim.com) - Mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan menyumbangkan bantuan sebesar Rp 3 juta bagi masyarakat Muslim Rohingya melalui Care For Humanity atau Aksi Cepat Tangkap (ACT), Kamis (7/9/2017).

Sumbangan tersebut bersumber dari aksi solidaritas penggalangan dana yang digelar mahasiswa di area kampus di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Rabu (6/9/2017) kemarin.

"Hasil aksi solidaritas berupa penggalangan dana yang kami lakukan untuk saudara muslim Rohingya di Myanmar sebesar Rp 3 juta. Hasil pengumpulan dana langsung kami transfer melalui ACT," kata Presiden Mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan Nurul Hidayat kepada beritajatim.com.

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya pengumpulan dana dari pengguna jalan dan mahasiswa tersebut seyogyanya hanya mengumpulkan sebasar Rp 2.879.900. Namun akhirnya digenapkan hingga Rp 3 juta oleh salah satu sukarelawan.

"Dari pengumpulan dana yang kami lakukan, sebesar Rp 1.285.600 kami kumpulkan dari pagi hingga siang hari. Dari siang hingga penggalangan berakhir mengumpulkan dana sebesar Rp 1.594.300, total sebanyak  Rp 2.879.900. Sementara Rp 120.100 sumbangan dari sukarelawan," jelasnya.

Proses pengiriman hasil penggalangan dana sengaja dilakukan sehari setelah aksi solidaritas dilakukan, sebab tidak memungkinkan jika dikirim pasca penggalangan dana berakhir. "Yang mengirim ke bank langsung koordinator penggalangan dana, Moh Makinun Amien," pungkasnya.

Aksi solidaritas penggalangan dana bagi muslim Rohingya dilakukan mahasiswa dari berbagai elemen organisasi di STAI Al-Khairat Pamekasan, di antaranya perwakilan Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HPMS) hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa tidak hanya melakukan aksi penggalangan dana. Tapi mereka juga menggelar salat ghaib lengkap dengan praktik qunut nazilah bagi masyarakat Muslim Rohingya. [pin/ted]

Komentar

?>