Selasa, 17 Oktober 2017

2.170 Murid PAUD Surabaya Menari Bersama

Senin, 21 Agustus 2017 06:37:29 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
2.170 Murid PAUD Surabaya Menari Bersama

Surabaya (beritajatim.com) - Sebanyak 2.170 siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) dari 238 Pos PAUD terpadu yang tersebar se-Surabaya menari bersama dalam rangka "Semarak Kemerdekaan Anak Indonesia", Minggu (20/8/2017).

"Event tahun kedua yang juga sebagai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan RI ini kami sengaja menyuguhkan pertunjukan diatas panggung, karena selain untuk melatih kemandirian, percaya diri dan juga keberanian sejak dini, mereka juga bebas mengekspresikan segala bentuk ketangkasan yang dimiliki seperti bernyanyi, menari, berdoa, fashion show," tutur Dyah Katarina S.Psi, Ketua Paguyuban Bunda Pos PAUD Terpadu Kota Surabaya.

Perempuan yang juga Anggota Komisi D DPRD Surabaya ini mengatakan, acara yang sudah menjadi rutinitas tahunan di Surabaya ini diikuti pos paud terpadu dari 31 kecamatan dan pendanaan murni dari mereka.

"Perlu dikutip bahwa acara ini terselenggara bukan dari APBD kota dan murni dari masyarakat. Kami bekerja sama dengan pihak swasta, jadi ini juga bukti pihak swasta juga mau memberikan support untuk kegiatan yang bermanfaat," katanya.

Ia berharap, kegiatan yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat ini diharapkan berdampak pada tumbuh kembang anak. Karena bagi anak-anak juga akan berkesan hingga dewasa.

Sementara itu, Sumiatin Bunda Pos PAUD terpadu Mentari perwakilan kelompok bunda Pos PAUD Kecamatan Gunung Anyar mengatakan, terdapat 10 siswa dari RW 3 Kelurahan Gunung Anyar yang mengikuti acara yanh digelar di Royal Plaza Surabaya. Dan siswanya menampilkan tarian.

"Peserta dari kami paling besar usia tiga tahun. Baru tahun ini kami jadi perwakilan dari kecamatan. Anak-anak ya sangat antusias. Kami menampilkan tari anak ayam yang biasanya dimainkan saat akan memulai kelas," kata dia.

Ia mengatakan, selain yang hanya seminggu untuk melatih menari, kelompok Pos PAUD-nya tampil dengan busana berbeda dengan yang lain, karena dalam merias siswanya dibantu oleh komite atau orang tuanya.

"Kelompok kami tahun ini mewakili kecamatan rumbai dari tali plastik untuk dijadikan rok. Serta hiasan kepala dari botol bekas yang dibentuk menyerupai bunga dan dicat," ujarnya. [ito/suf]

Tag : paud

Komentar

?>