Jum'at, 15 Desember 2017

100 Lebih Warga Kota Mojokerto Teridentifikasi HIV

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:11:37 WIB
Reporter : Misti P.
100 Lebih Warga Kota Mojokerto Teridentifikasi HIV

Mojokerto (beritajatim.com) - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Mojokerto mencatat, ada 100 lebih warga Kota Mojokerto teridentifikasi Human Immunodeficiency Virus-Acquiret Immuno Deficiency Sydrom (HIV-Aids). Untuk itu pihaknya gencar melakukan tes bersama instansi terkait.

Sekretaris KPA Kota Mojokerto, Endang Siwi Utami mengatakan, data KPA positif HIV ada 100 lebih. "Pembinaan sudah dilakukan baik untuk kelompok beresiko dan odha agar datang berobat secara teratur di klinik vct di rumah sakit. Data tersebut mulai 2002 lalu," ungkapnya, Sabtu (12/8/2017).

Masih kata Endang, dari jumlah tersebut didominasi usia produktif yakni mulai 15 tahun sampai 40 tahun sekitar 35 persen. Selain waria, HIV di Kota Mojokerto juga ditemukan di ibu rumah tangga dan anak-anak sehingga pihaknya gencar melakukan tes HIV.

"Seperti kali ini, sasaran kita adalah sopir angkot, dikembangkan ke sopir ojek juga. Sementara hasilnya tidak ada, hepatitis juga. Tes seperti ini rutin kita lakukan untuk mendekeksi sedini mungkin kelompok beresiko tinggi HIV-Aids seperti sopir angkot ini," katanya.

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan di kelompok waria, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan ditemukan ada penderita baru dan lama. Endang tak bisa menghitung peningkatan jumlah penderita per tahunnya, namun sebisanya melakukan deteksi dini.

"Peningkatan tiap tahun tidak bisa diprediksi tapi kita berusaha penjaringan secara aktif untuk menemukan mereka sedini mungkin karena HIV tidak diketahui jika tidak dilakukan tes darah. Karena saat ini semua beresiko, insya Allah kita akan melaksanakan kegiatan bersama-sama dengan BNN," tuturnya.

Yakni untuk razia pada kelompok beresiko karena pihaknya belum menyentuh ke anak-anak di Kota Mojokerto. Sementara untuk odha, pihanya sudah punya data dan sudah ditanggani dengan rutin melakukan pengobatan ke rumah sakit. Endang menambahkan penularan HIV-Aids bisa melalui cairan tubuh, hubungan seksual dan jarum suntik.[tin/kun]

Komentar

?>