Selasa, 21 Nopember 2017

Antisipasi Siswa Bohong, SMKN 1 Sampang Tolak Surat Izin Sakit

Selasa, 01 Agustus 2017 21:13:40 WIB
Reporter : Zamachsari
Antisipasi Siswa Bohong, SMKN 1 Sampang Tolak Surat Izin Sakit

Sampang (beritajatim.com) - Berbagai upaya untuk mengantisipasi aksi mbolos sekolah siswa, pihak sekolah kerap kali mengunakan berbagai cara.

Salah satunya melarang siswa yang sakit hanya sebatas mengirim surat pemberitahuan belaka. Bahkan, pihak sekolah akan menolak surat itu jika tanpa disertai dengan wali murid siswa yang sedang sakit untuk hadir ke sekolah.

Hal itu, diterapkan oleh Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sampang.

Memang, kadang saat kita mendengar kabar itu terkesan ekstrim. Tapi jika mendengar alasan Kepala Sekolah SMKN 1, Drs Irijanto ada kalanya masuk akal.
Sebab, jika hanya izin sakit atau izin yang lain cukup dengan surat, besar kemungkinan bisa direkayasa oleh siswa itu sendiri. Semisal, jika ingin mbolos sekolah cukup mengirim surat izin ke sekolah. Tapi setelah di kroscek ternyata siswa itu mbolos.

"Kami terapkan larangan mengirim surat ini karena berdasarkan pengalaman sekolah, sehingga jika izin sakit atau izin yang lain harus wali murid yang datang ke sekolah," terangnya, Senin (1/7/2017).

Irijanto juga menambahkan, wali murid yang datang untuk memberitahu pihak sekolah. Tidak harus orang tuanya, bisa diwakilkan kepada paman atau saudara tertua. "Jika izin kan bisa kerabatnya yang datang ke sekolah," tegasnya.

Dengan adanya penerapan penolakan izin memakai surat itu, disambut baik oleh Rahmad salah satu wali murid SMKN 1 Sampang. Menurutnya, dengan izin yang diwaliki wali murid sangatlah tepat untuk mengantisipasi aksi mbolos sekolah.

"Ini ide bagus dan kami selaku wali murid sangat mendukung upaya sekolah untuk mencegah siswa bohong, apalagi akal bulus siswa ini semakin cerdik jika ingin mbolos, tapi ini harus disosialisasikan agar wali murid paham keinginan sekolah," tandasnya.[sar/ted]

Tag : smkn sampang

Komentar

?>