Sabtu, 18 Nopember 2017

Murid SD Diajari Daur Ulang Sampah

Jum'at, 28 Juli 2017 00:56:43 WIB
Reporter : Shohibul Hujjah
Murid SD Diajari Daur Ulang Sampah

Pasuruan (beritajatim.com) - Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional serta terus mewujudkan komitmennya untuk menjalankan bisnis yang lebih ramah lingkungan, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) bekerjasama dengan Komunitas Nol Sampah Surabaya mengadakan pelatihan daur ulang sampah organik dan anorganik di SDN Watukosek Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dalam workshop ini para peserta dibekali ilmu mengenai pentingnya mengelola sampah dari sumbernya dengan cara 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle. Selain itu, peserta juga diajak untuk berinovasi mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat.

Untuk pengolahan sampah non-organik, peserta dikenalkan dengan metode Ecobrick. Pembuatan Ecobrick tergolong mudah karena dapat memanfaatkan sampah botol plastik yang mudah ditemukan di sekitar. Botol-botol PET tersebut diisi dengan sampah-sampah plastik hingga penuh, kemudian dipadatkan agar struktrunya menjadi keras.

Botol-botol yang telah diisi tersebut kemudian dirangkai menjadi berbagai macam benda seperti meja, kursi, bahkan bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuat tembok selayaknya batu bata. Selain diajarkan untuk mendaur ulang sampah non-organik, para peserta juga dilatih untuk memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk cair.

Sampah organik yang digunakan adalah sampah buah jeruk beserta kulitnya. Kemudian sampah organik ini dicampur dengan air tebu dan air dengan perbandingan antara air tebu:Sampah organik:air, sebesar 1:3:10.

Campuran ini kemudian ditutup rapat agar terjadi fermentasi secara anaerob. Setelah 21 hari, pupuk cair siap digunakan untuk menyuburkan tanaman yang ada di sekolah. Pelatihan yang diikuti oleh pelajar kelas 6 ini mendapatkan apresiasi dari Nuryani selaku Kepala Sekolah.

"Sebelumnya saya tidak pernah terpikir bahwa botol plastik bisa disulap menjadi batu bata. Ini cara yang sangat kreatif dan sangat mudah diaplikasikan," ujar Nuryani kepada beritajatim.com, Kamis (27/7/2017).

Public Affairs & Communication CCAI, Fatimah Zahra mengatakan, dalam kesempatan ini CCAI juga menyerahkan bantuan tempat sampah berukuran 120 liter untuk SDN 3 Gempol, yang diterima langsung oleh Kepala SDN Watukosek.

"CCAI berpartisipasi dalam upaya-upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah yang baik sejak dini. Dengan manajemen yang tepat, sampah yang tadinya jahat dapat menjadi bermanfaat," pungkasnya. [oci/suf]

Komentar

?>