Minggu, 17 Desember 2017

Kesibukan Personil Jadi Kendala Teknis Tim Penerjemah Al-Qur'an Bahasa Madura

Rabu, 19 Juli 2017 13:37:59 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Kesibukan Personil Jadi Kendala Teknis Tim Penerjemah Al-Qur'an Bahasa Madura

Pamekasan (beritajatim.com) - Ketua Tim Penerjemahan al-Qur'an ke dalam bahasa Madura STAIN Pamekasan Moh Syahid mengaku kesibukan masing-masing personil dalam tim menjadi persoalan teknis dalam proses penerjemahan.

Namun hal itu bisa mereka lalui dengan menuntaskan 10 juz pertama al-Qur'an yang diterjemahkan ke dalam bahasa Madura, bahkan sudah dilakukan workshop pertama yang digelar di Hotel Front One Jl Jokotole, Jum'at hingga Minggu (7-9/7/2017) lalu.

"Memang selama ini waktu berkumpul (tim) menjadi problem teknis, kesibukan anggota tim penerjemah menjadikan proses lebih lamban. Kadangkala mereka sulit ontime (tepat waktu) sesuai jadwal," kata Moh Syahid kepada beritajatim.com, Rabu (19/7/2017).

Pihaknya juga menerapkan sistem kerjasama demi merealisasikan target penerjemahan sesuai dengan deadline yang sudah disepakati bersama. "Bagaimanapun kita tetap komitmen untuk menyelesaikan tugas mulia ini sesuai target," tegasnya.

"Selain workshop, nanti akan ada validasi dan uji publik. Hal itu kita lakukan agar ada kritik dari publik seputar hasil penerjemahan yang dilakukan tim," sambung pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II STAIN Pamekasan itu.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana untuk mengundang sejumlah elemen dalam proses validasi yang dijadwalkan digelar 2018 mendatang. "Jadi nanti akan kita undang berbagai elemen saat validasi, mulai dari pesantren, para ahli dan tokoh dan lainnya. Mudahan-mudahan hal ini bisa terealisasi sesuai deadline," pungkasnya. [pin/kun]

Komentar

?>