Selasa, 26 September 2017

262 Mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan Jalani Program PKN

Rabu, 19 Juli 2017 13:17:22 WIB
Reporter : Samsul Arifin
262 Mahasiswa STAI Al-Khairat Pamekasan Jalani Program PKN

Pamekasan (beritajatim.com) - Sebanyak 262 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Khairat Pamekasan dilepas untuk melakukan Perkuliahan Kerja Nyata (PKN) di 19 titik berbeda di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, Rabu (19/7/2017).

Pelaksanaan PKN ke-22 berbasis Partisipation Action Reserch (PAR), dijadwalkan akan digelar hingga sebulan kedepan. Terhitung mulai hari ini hingga Selasa (19/8/2017) mendatang.

"Program ini merupakan kerja nyata sekaligus program akademik sebagai upaya agar mahasiswa bisa menyesuaikan dan menerapkan kemampuan berdasar karakter masyarakat di lokasi PKN," kata Ketua STAI Al-Khairat Pamekasan Abdul Muin, saat memberikan sambutan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau para mahasiswa agar selalu menjunjung tinggi nama baik almamater. "Bagaimanapun mahasiswa harus melalukan berbagai pendekatan guna menyatu dengan masyarakat di lokasi PKN, tentunya dengan tetap mengedepankan etika dan estetika," imbaunya.

"Apalagi saat ini merupakan masa pelaksanaan kerja nyata di kampus-kampus lain, sehingga kalian harus menunjukkan diri sebagai kompetitor yang baik. Tapi juga harus bisa menjadi tauladan dibandingkan yang lain," imbuhnya.

Banyak cara yang harus dilakukan selama pelaksananaan PKN, tentunya meliputi berbagai program yang akan diterapkan di lokasi. "Semisal ada program yang akan digarap dan tidak cukup biaya untuk menggelar, setidaknya kalian harus mampu menggunakan nalar untuk menjadi fasilitator," jelasnya.

"Keterampilan lainnya bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa program kalian memang layak untuk diterapkan dan dikembangkan. Apalagi program itu berpotensi demi kemajuan di lokasi PKN, baik desa, lembaga pendidikan maupun pesantren," sambung Abdul Muin.

Namun pihaknya kembali mengingatkan agar peserta PKN tetap menjunjung tinggi etika dan estetika demi nama baik almamater. "Kalau ingin maju mari bersama-sama tunjukkan dan buktikan jika kalian memiliki kemampuan dan kualitas mempuni," tegasnya.

"Anda duta kampus dan anda duta pesantren (sebagian besar mahasiswa berstatus santri), sehingga nama baik kampus dan pesantren harus kita jaga. Tidak terkecuali dengan menggagas program yang berpotensi demi pemberdayaan masyarakat," pintanya. [pin/ted]

Komentar

?>