Kamis, 27 Juli 2017

9 SMA di Kabupaten Kediri Kekurangan Siswa

Senin, 17 Juli 2017 13:58:32 WIB
Reporter : Nanang Masyhari

Kediri (beritajatim.com) - Meski Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang kedua untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sudah berakhir, namun sejumlah sekolah di Kabupaten Kediri masih mengalami kekurangan siswa.

Data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Kediri terdapat sembilan SMA di Kabupaten Kediri yang masih mengalami kekurangan siswa, hingga pelaksanaan penerimaan peserta didik baru, PPDB gelombang kedua usai .

Rata rata setiap sekolah mengalami kekurangan hingga sepuluh siswa. Nantinya sisa kuota siswa tersebut, akan dibiarkan tetap kosong dan tidak akan membuka pendaftaran siswa di gelombang ketiga.

Sembilan SMA yang masih kekurangan siswa tersebut adalah SMA 1 Grogol, Kandangan, Kandat, Ngadiluwih, Papar, Plosokaten, Puncu, Purwoasri dan Wates. Mayoritas sekolah tersebut berada di wilayah pinggiran Kabupaten Kediri.

Tidak adanya pembatasan kuota siswa dari luar kota pada PPDB gelombang kedua, diduga menjadi salah satu faktor kurangnya siswa di sekolah tersebut.

Selain karena minim peminat, sejumlah siswa yang sudah terdaftar dalam sekolah tersebut tidak melakukan daftar ulang.

“Sesuai peraturan, siswa yang tidak daftar ulang dianggap mengundurkan diri. Kami juga memastikan tidak akan membuka PPDB gelombang ketiga,” ujar Yazid Bastomi, Koordinator PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Kediri, Senin (17/7/2O17).

Namun , kekurangan jumlah siswa ini tidak terjadi di wilayah Kota Kediri. Semua kuota siswa di kawasan kota sudah terpenuhi, melalui PPDB gelombang kedua. Penghapusan sistem zonasi dan batasan kuota dari luar kota, membuat jumlah siswa di semua sekolah tercukupi. (nng/kun)

Tag : sma kediri

Komentar

?>