Senin, 20 Nopember 2017

Disdik Jombang Larang Praktik Perpeloncoan Murid Baru

Senin, 17 Juli 2017 12:00:48 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Disdik Jombang Larang Praktik Perpeloncoan Murid Baru

Jombang (beritajatim.com) - Dinas Pendidikan (Disdik) Jombang melarang lembaga pendidikan melakukan praktik perpeloncoan bagi murid baru. Jika sekolah tetap nekat melakukannya, maka Disdik akan memberikan sanksi tegas.

Demikian ditegaskan Kepala Disdik Jombang Budi Nugroho. Menurut Budi, perpeloncoan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hanya menimbulkan trauma bagi anak didik. Murid baru justru akan mengalami ketakukan. Bukan menimbulkan kesadaran dalam mengarungi dunia pendidikan.

"Kami sudah memperingatkan semua lembaga di bawa Disdik Jombang agar tidak melakukan praktik perpeloncoan. Jika mereka tetap melakukannya, maka akan kami sanksi," ujar Budi Nugroho, Senin (17/7/2017).

Budi mengungkapkan, tindak kekerasan terhadap siswa baru dalam MPLS berdampak pada ketakutan bagi murid baru. Lebih parah, seorang murid baru akan malas untuk berangkat sekolah. Jika itu terjadi, maka sudah melenceng dari tujuan luhur pendidikan.

"Bagi orangtua, harus memberikan dukungan moril. Sehingga sang anak bisa menikmati suasan baru. Dengan begitu, anak didik bisa menikmati dunia pendidikan," ujar mantan Wakil Direktur RSUD Jombang ini. [suf/ted]

Tag : sekolah

Komentar

?>