Jum'at, 21 September 2018

8 Ribu Warga Jember Alami Gizi Buruk dan Kurang Gizi

Jum'at, 14 Juli 2017 17:35:43 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
8 Ribu Warga Jember Alami Gizi Buruk dan Kurang Gizi

Jember (beritajatim.com) - Kepala Dinas Kesehatan Jember Siti Nurul Qomariah menyatakan, ada delapan ribu orang warga daerah tersebut yang mengalami kurang gizi dan gizi buruk.

"Kalau gizi buruk hanya 300 anak," kata Nurul, sebagaimana dilansir siaran pers Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Jember, Jumat (14/7/2017). Data yang dimaksud sebagai gizi buruk diambil dari data PSG (Pemantauan Status Gizi) balita berdasarkan tinggi badan dan umur.

Pemantauan status gizi balita dilakukan pemerintah sejak kelahiran sampai bayi berusia lima tahun. Tahapan pendataan itu adalah bayi dengan kriteria gizi, antara lain gizi kurang, gizi buruk, gizi cukup atau normal dan gizi lebih. "Memang  informasinya dari pusat kurang ditangkap detail," kata Nurul.

Angka delapan ribu tersebut merupakan angka absolut. Angka gizi buruk terlihat besar jika melihat nilai absolut. Angka itu sendiri merupakan angka total pencatatan gizi buruk dan gizi kurang sejak ada kelahiran bayi hingga usia 5 tahun.

"Kalau lihat angka absolut ya besar, tapi persentase masih di bawah Jatim (yang ditarget 15 persen). Lihat saja, angka itu jelas berpengaruh karena jika dilihat persentase dari jumlah balita yang ada. Akan makin besar angka itu, karena dibandingkan dengan jumlah penduduk yang besar," kata Nurul. Saat ini angka kelahiran bayi di Jember per hari mencapai kisaran 77 -100 an kelahiran. [wir/but]

Tag : gizi buruk

Komentar

?>