Minggu, 22 Oktober 2017

Masuk SD, Siswa Dibawah Umur Harus Bayar Tes Psikologi Rp 350 Ribu

Selasa, 11 Juli 2017 20:22:33 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Masuk SD, Siswa Dibawah Umur Harus Bayar Tes Psikologi Rp 350 Ribu

Kediri (beritajatim.com) - Pada hari terakhir pendaftaran PPDB online tingkat SD di Kota Kediri, sejumlah siswa terlempar dari sekolah yang dituju. Pasalnya, mereka belum memenuhi persyaratan administrasi, seperti ketentuan umur dan tes psikologi.
 
Sejumlah lulusan Taman Kanak-kanak (TK) akhirnya harus angkat kaki dari sekolah yang dikehendaki. Beberapa ketentuan yang tak sanggup dipenuhi diantaranya, syarat administrasi yang ditentukan Dinas Pendidikan setempat yakni, umurnya dibawah tujuh tahun dan tinggal di sekitar sekolah atau aturan zonasi.
 
Siswa yang umurnya belum memenuhi syarat diwajibkan mengikuti tes psikologi. Tetapi mereka gagal, karena tidak mampu untuk membayar biayar tes sebesar Rp 350 ribu untuk setiap anak.

Tes psikologi diselenggarakan oleh program studi (Prodi) psikologi Sekolah Tinggi Ilmu Agama Negeri (STAIN) Kediri. Perguruan tinggi negeri ini ditunjuk oleh Dnas Pendidikan untuk menyelenggarakan psikotes.

"Beberapa orang walimurid mendatangi saya karena anaknya tidak diterima disini. Mereka digeser ke sekolah lain karena usianya kurang. Kami sarankan datang langsung ke Dinas Pendidikan. Karena kami tidak berwenang. Mereka juga kami sarankan mengikuti tes psikologi, tetapi katanya tidak mampu kalau harus membayar," kata Titik, Kepala Sekolah SDN 3 Kota Kediri.

Dinas Pendidikan sebenarnya sudah memfasilitas setiap siswa yang umurnya belum mencukupi mengikuti tes psikologi, pada 4 Juli lalu. Tes tersebut bersamaan dengan siswa inklusi. Tetapi, banyak wali murid yang tidak tahu, hingga akhirnya harus tes sendiri dengan biaya sendiri.
 
Selain persoalan umur, diakui Titik, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam PPDB sistem online yang pertama kali ini, yakni, siswa meminta satu sekolah dengan saudara atau temannya, sementara hasil penilaian tim, siswa tersebut diterima di sekolah lain . Kebanyakan siswa memang cenderung bersekolah di lembaga yang sebelum ditempati keluarganya secara turun temurun.
 
Pada hari ini, tiap tiap sekolah penyelenggara pendaftaran PPDB yang ditunjuk Dinas Pendidikan serentak mengumumkan hasil penilaian. Masing-masing sekolah menerima satu atau dua rombongan belajar, rombel , dengan jumlah siswa 28 orang per rombel. (nng/ted)

Tag : ppdb kediri

Komentar

?>