Jum'at, 22 September 2017

Pendamping Pasien Miskin Bakal Dianggarkan dalam Perubahan APBD Jember

Jum'at, 16 Juni 2017 20:24:27 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Pendamping Pasien Miskin Bakal Dianggarkan dalam Perubahan APBD Jember

Jember (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten Jember akan menganggarkan biaya untuk pendamping pasien miskin yang menjalani rawat inap di rumah sakit daerah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

"Kami akan anggarkan dalam Perubahan APBD," kata Kepala Dinas Kesehatan Jember Siti Nurul Qomariah. Namun ia belum bisa menyebutkan kepastian nominal anggaran tersebut.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember Nur Hasan sejak lama mengusulkan alokasi anggaran untuk pendamping pasien miskin. "Tempo hari di Kecamatan Puger, ada ibu dua anak yang miskin dan suaminya bekerja di Bali. Dia tidak mau ke rumah sakit walau gratis. Ini karena mereka tak punya biaya untuk menunggu di rumah sakit," katanya.

Pemerintah desa terpaksa turun tangan untuk membujuk perempuan miskin tersebut agar mau ke rumah sakit. Namun terlambat. Perempuan itu meninggal dunia.

"Jadi masyarakat miskin sebenarnya belum tentu senang berobat gratis, karena kalau ke rumah sakit, mereka memikirkan duit apa yang dipakai untuk menunggui keluarga yang sakit di sana," jelas Nur Hasan.

Nur Hasan mengatakan, anggaran yang dialokasikan pada kisaran Rp 200-250 juta. "Jadi ini harus dipikirkan dan dicari cantolan hukumnya," katanya. [wir]

Komentar

?>