Rabu, 23 Mei 2018

Budayakan Pola Hidup Sehat, BPJS Surabaya Gelar Gebyar Prolanis

Sabtu, 20 Mei 2017 20:26:57 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Budayakan Pola Hidup Sehat, BPJS Surabaya Gelar Gebyar Prolanis

Surabaya (beritajatim.com) - BPJS Kesehatan Cabang Surabaya mengajak peserta JKN-KIS yang tergabung dalam Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk membudayakan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik dalam acara Gebyar Prolanis di kawasan Rungkut Sier, Surabaya, Sabtu (20/5/2017).

Kepala BPJS Kesehaatan Cabang Utama Surabaya, Mokhamad Cucu Zakaria menjelaskan, Prolanis merupakan sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif terhadap peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus dan Hipertensi. Tujuannya, untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

"Melalui kegiatan Gebyar Prolanis, kami ingin mempromosikan betapa murahnya dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan melakukan senam setiap pagi, kita sudah meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita sehingga tidak mudah sakit," kata Cucu.

"Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan jumlah peserta JKN-KIS yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan ke program promotif preventif untuk menjaga masyarakat yang sehat tetap sehat," sambungnya.

Acara itu juga dimeriahkan sejumlah rangkaian kegiatan seperti senam Prolanis, edukasi kesehatan kepada masyarakat, lomba cerdas cermat, pemeriksaan penunjang gratis dan Best Practice Sharing, antar Klub Prolanis.

"Adapun sasaran kegiatan tersebut secara nasional meliputi 5.342 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 6.468 klub pronalis, dan 101.486 peserta pronalis yang tersebar di 288 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Sementara itu, hingga April 2017, tercatat ada 302.325 peserta pronlanis Diabetes Mellitus dan 334.979 peserta prolanis Hipertensi di seluruh wilayah Indonesia," ungkap Cucu.

"Sedangkan untuk wilayah Surabaya meliputi 139 klub prolanis. Sedangkan hingga 20 Mei 2017, peserta prolanis yang tercatat di wilayah Surabaya sampai tanggal 20 Mei 2017 adalah peserta Diabetes Mellitus sebanyak 1130 dan Hipertensi sebanyak 1061 peserta," urainya.

Pada kesempatan yang sama, Cucu juga mempromosikan Mobile Screening sebagai salah satu fitur dalam aplikasi BPJS Kesehatan Mobile yang sangat berguna untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini. Peserta dapat mengunduh aplikasi BPJS Kesehatan Mobile di Google Play Store, kemudian melakukan registrasi dengan mengisi data diri yang dibutuhkan.

Setelah terdaftar dan mengklik tombol log in, peserta dapat memilih menu skrining riwayat kesehatan. Kemudian, peserta akan diminta mengisi sejumlah pertanyaan yang terdiri atas kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta, dan pola makan peserta. Apabila semua pertanyaan tersebut telah dijawab, maka peserta akan memperoleh hasil skrining riwayat kesehatan pada saat itu pula.

"Melalui aplikasi tersebut, kami berharap peserta JKN-KIS dapat lebih aware untuk melakukan pemeriksaan riwayat kesehatannya. Semakin dini peserta mengetahui risiko kesehatannya, semakin cepat upaya pengelolaan risiko itu dilakukan, sehingga jumlah penderita penyakit kronis dapat menurun," jelas Cucu.

Untuk diketahui, hingg 13 Mei 2017, jumlah peserta JKN-KIS di Surabaya, telah mencapai 2.152.352 jiwa. Dalam menyediakan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan Cabang Utama Surabaya juga telah bekerja sama dengan 62 Puskesmas, 94 Klinik, 34 Dokter Praktek Perorangan, dan 10 Dokter Gigi Praktek Perorangan. [ito/suf]

Komentar

?>