Minggu, 19 Nopember 2017

Remaja Tewas Usai Teguk 3 Gelas Besar Minumam Berkafein Tinggi

Kamis, 18 Mei 2017 09:43:29 WIB
Reporter : -
Remaja Tewas Usai Teguk 3 Gelas Besar Minumam Berkafein Tinggi
Davis Allen Cripe, Foto BBC

South Carolina (beritajatim.com) - Anda mengasup minuman berkafein tiap hari? Itu tidak menjadi masalah dan bagus bagi kebugaran, tetapi jangan lantas berlebihan dan mengasup minuman berkafein tinggi dalam waktu yg berdekatan.

Itulah pelajaran yang bisa dipetik dari kemarian seorang remaja di negara bagian South Carolina, AS. Remaja ini meninggal dunia akibat mengkonsumsi beberapa minuman berkafein tinggi secara bersamaan, kata dokter forensik setempat.

Davis Allen Cripe yang awalnya sehat, pingsan di sekolahnya pada April lalu setelah mengkonsumsi secangkir kopi latteMcDonald's, disusul segelas besar minuman ringan merek Mountain Dew, dan sebotol minuman energi kurang dari dua jam, tutur Gary Watts, yang menyelidiki kematian Cripe.

Remaja berusia 16 tahun itu meninggal karena mengalami "serangan jantung akibat kafein, yang menyebabkan kemungkinan aritmia atau detak jantung yang tidak beraturan".

Cripe dilaporkan tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Remaja yang memiliki berat badan 90kg itu juga tidak dianggap mengidap obesitas atau kelebihan bobot tubuh.

"Ini bukan overdosis kafein," kata Watts kepada kantor berita Reuters.

"Kami tidak mengatakan soal jumlah total kafein dalam sistem, hanya saja ia meminumnya dalam jangka waktu yang singkat, dan kemungkinan ia mengalami aritmia jantung saat menenggak minuman energi. "

Kafein mungkin tidak akan dianggap sebagai faktor kematian remaja tersebut, jika saksi-saksi tidak memberi tahu para petugas tentang apa yang telah diminumnya sebelum kematiannya, kata Watts.

Saksi utama tidak bisa menyebutkan merek minuman energi apa yang Davis minum, tapi ia mengatakan bahwa minuman itu diteguk dari kemasan besar.

"Kami tidak mencoba melarang orang untuk mengonsumsi kafein," kata Watts. "Kami yakin orang-orang perlu memperhatikan asupan kafein mereka dan bagaimana mereka melakukannya, sama seperti alkohol dan rokok."

Sumber : bbc.com

Komentar

?>