Sabtu, 27 Mei 2017

Lipstik Ciptaan Mahasiswa UM Surabaya Bikin Bibir Sehat Merona

Rabu, 17 Mei 2017 22:02:25 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Lipstik Ciptaan Mahasiswa UM Surabaya Bikin Bibir Sehat Merona

Surabaya (beritajatim.com) - Dua mahasiswa program studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nidaan Khafiyya (18) dan Lailatul Qodriyah (20) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya ciptakan inovasi kosmetik lipstik berbahan dasar buah bit yang aman dan sehat cantik alami" (Lipmi).

Menyiasati maraknya lipstik yang kurang sehat dan kerap menimbulkan kulit iritasi dan terasa kering serta menghitam pada bibir seseorang dari studi literatur mereka lakukan bahwa buah Bit (beet) memiliki pewarna alami yang bisa mengganti kulit mati pada bibir karena kandungan asam folatnya.

"Lipstik ini sangat aman dan menyehatkan. Juga mampu bertahan hingga lima jamdalam kondisi apapun," ungkap Nida sapaan akrab  Nidaan Khafiyya saat ditemui di laboratorium kampus setempat, Rabu (17/5/2017).

Ia menjelaskan bahwa pembuatan secara sederhana juga bisa dilakukan dengan menumbuk buah Bit hingga halus. Sari buah Bit yang telah disaring kemudian didihkan dengan api sedang.

“Untuk membuat lip tint kami harus mendapatkan sari Bit, kalau irumah kami pakai juicer yang langsung memisahkan sari dengan ampasnya kemudian disaring dengan kertas saring,” jelas Nida.

Setelah itu, tamabahnya. Sejumlah bahan mulai dari Gliserin, Minyak Zaitun hingga Lip Butter dicampur menjadi satu dan di aduk-aduk hingga tercampur.

“Minyak zaitun dan lip butter juga memberikan efek melembapkan bibir, ini mlengkapikandungan asam folat pada bibir. Kalau Gliserin untuk mencampurkan minyak dan air, sehingga melembabkan dan memberikan rasa manis pada bibir,” lanjut Nida.

Nida menambahkan, zat pewarna alami pada buah Bit menghasilkan warna merah merona pada lip tint yang dihasilkan. Ketahanan warna yang tidak berubah karena proses pemanasan atau oksidasi membuat pengolahan buah Bit menjadi lipstik lebih stabil.

“Tapi kami memang mencoba beberapa takaran campuran anata sari buah dengan bahan lain, ada yang terlalu encer hingga warna merahnya tida cerah, ada yang terlalu pekat juga,” imbuhnya.

Laila menambahkan, untuk setengah buah Bit, bisa menghasilkan 15 mililiter lip tint untuk kemasan berbentuk tabung dengan kuas yang menempel pada penutup dn berbentuk cup dengan kuas terpisah.

Ia menjelaskan, bahwa Buah bit merupakan jenis umbi berwarna merah keunguuan, dan biasanya diolah sebagai sayur dan jus. Sehingga dirinya terbesit untuk menciptakan liptik "Lipmi".

Laila mengungkapkan sempat kesulitan mencari buah Bit karena tidak pernah mengkonsumsinya. Apalagi menurutnya umbi-umbian sulit ditemukan di kota Surabaya.

“Buah Bit ini tumbuhnya di dataran tinggi. Kalau di Malang atau Pacet banyak yang jual sebagai oleh-oleh, disini malah kami menemukannya di swalayan besar,” jelasnya.

sementara itu untuk menjaga kesehatan bibir, Nida dan Laila menjaga resepnya seminim mungkin dari kandungan bahan kimia. “Kami sedang mengurus Hak Kekayaan Intelektualnya (HKI) sebelum diproduksi massal,” tandasnya. (ito/kun)

Tag : UM lipstik

Komentar

?>