Jum'at, 22 September 2017

Polisi Segel PT Merak Jaya Beton Kediri

Rabu, 17 Mei 2017 10:26:06 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Polisi Segel PT Merak Jaya Beton Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Polsek Gampengrejo menyegel pabrik pengolahan cor PT Merak Jaya Beton di Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Penyegelan ini dilakukan, paska aksi protes warga terhadap polusi debu semen yang ditimbulkan pabrik.

Kapolsek Gampengrejo AKP Slamet TD mengaku, pemasangan police line di pabrik sebagai upaya mengamankan lokasi sebagai tanda peringatan bahwa aktivitas produksi dihentikan sementara. Tabung semen pabrik bocor, pada Selasa (16/5/2017) pagi kemarin.

"Kita mengamankan warga agar tidak melakukan demo atau berbuat anarkis dengan kejadian tersebut. Dan dampaknya saya kira satu RW ini terkena semua. Sedangkan penutupan pabrik ini sudah kita koordinasikan dengan Muspika setempat," tegas Slamen, Rabu (17/5/2017).

Pantauan di lokasi, tidak ada aktivitas produksi sejak kemarin hingga hari ini. Gerbang menuju pabrik yang terletak di tepi jalan raya terpasang police line dan tersegel. Sementara dampak kebocoran tabung masih tampak di sekitar pabrik hingga radius kurang lebih 200 meter ke arah utara dari lokasi.

Rumah-rumah warga tercemari debu semen. Terutama pada bagian atap rumah tertutup debu. Begitu juga dengan lantai dan tembok rumah. Tanaman di sekitar pabrik berubah warna menjadi abu-abu, karena tertutup semen.

Beberapa orang warga berkerumun di sebuah warung, tak jauh dari pabrik untuk membicarakan dampak debu yang ditimbulkan. Mereka meminta pabrik ditutup total dan sudah tidak ada toleransi lagi. Bagi warga, polusi yang ditimbulkan sudah membahayakan.

"Banyak warga sekitar yang jatuh sakit karena debu pabrik. Terutama anak-anak mengalami gangguan saluran pernapasan. Warga harus berobat secara mandiri. Inilah yang membuat kami marah," ujar Suwadi, salah seorang warga.

Belum ada penjelasan resmi dari pihak PT Merak Jaya Beton perihal masalah dampak debu. Sebab, paska aksi protes kemarin, sudah tidak ada pegawai di tempat produksi. [nng/but]

Komentar

?>