Senin, 29 Mei 2017

Sindir Pemkab Mojokerto, Relawan Bentangkan Spanduk tentang Sampah

Senin, 15 Mei 2017 10:42:31 WIB
Reporter : Misti P.
Sindir Pemkab Mojokerto, Relawan Bentangkan Spanduk tentang Sampah

Mojokerto (beritajatim.com) - Meski meraih piala Adipura, sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto ternyata masih ditemukan tumpukan sampah. Hal tersebut mengundang puluhan Relawan Peduli Lingkungan (REPELIKA) Mojokerto kembali turun ke jalan memungut sampah yang mulai menggunung.

Kali ini, puluhan relawan berusaha membersihkan tumpukan sampah yang di Jalan Totok Kerot, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Aksi tersebut digelar karena kurang sadarnya masyarakat dalam membuang sampah, padahal jalur tersebut merupakan jalur nasional yang menghubungkan Surabaya - Madiun.

Puluhan trashbag sampah berhasil dikumpulkan, sementara sebagian sampah lainnya dibakar di tempat karena banyaknya sampah di area tersebut. Walaupun sudah berusaha membersihkan selama sekitar empat jam, namun para relawan tak mampu membersihkan sampah masih menumpuk tinggi.

Selain berusaha membersihkan sampah di area tersebut, para relawan juga membentangkan banner yang bertuliskan "Selamat Datang di Kota (yang katanya) ADIPURA". Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas sikap masyarakat yang masih memiliki kepedulian yang rendah terhadap lingkungan.

Koordinator lapangan, Jojon mengatakan, aksi tersebut sebagai pesan kepada Pemkab Mojokerto. "Karena selama ini yang di Adipura-kan hanya kotanya, tetapi melupakan masyarakatnya. Seharusnya masyarakatnya lah yang harus di Adipura-kan terlebih dahulu, maka kotanya akan mengadipura dengan sendirinya," ungkapnya, Senin (15/5/2017).

Masih kata Jojon, REPELIKA berharap, dengan aksi kecil tersebut mampu ditindaklanjuti oleh  pemerintah daerah (pemda) setempat. Khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar menyediakan Tempat Pembuangan Sampah sementara (TPS) di beberapa daerah yang selama ini masih belum memiliki TPS.

Sekedar diketahui Piala Adipura merupakan sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Piala Adipura diberikan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup setiap satu tahun sekali dengan sejumlah kategori penilaian sebelumnya. [tin/but]

Komentar

?>