Sabtu, 23 September 2017

Cipta Desain dan Fashion Show Tata Busana SMK se-Jatim, Apa Targetnya?

Jum'at, 12 Mei 2017 22:40:09 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Cipta Desain dan Fashion Show Tata Busana SMK se-Jatim, Apa Targetnya?
Cipta busana siswa SMK se-Jatim sedang dilombakan. [Foto: tito/bj.com]

Surabaya (beritajatim.com)--Sebagai wujud fleksibilitas dalam pengelolaan sekolah tingkat kejuruhan (SMK) yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur menggelar Festival Cipta Desain dan Fashion Show Tata Busana dengan melibatkan ratusan SMK se-Jatim.

Selain itu perhelatan yang difasilitasi oleh UPT Bina Prestasi ini digelar di Grand City, Jumat (12/5/2017) bertujuan sebagai wadah kreatifitas dan juga ajang promosi produk berupa rancangan busana yang telah dibuat siswa SMK.

"Tujuannya untuk mempromosikan karya anak SMK yang bidang keahlian busana. Nantinya selain karya dari anak-anak SMK keahlian busana, juga akan diadakan kegiatan serupa untuk anak dari SMK Tata Boga, teknologi dan lain-lain," kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim Dr Saiful Rachman.

Ia mengatakan, acara yang digelar selama dua hari, dari tanggal 12 Mei hingga 13 Mei itu diikuti 18 SMK bidang keahlian Tata Busana.

"Ini merupakan festival pertama bagi SMK, setelah pendidikan tingkat atas itu dipegang provinsi. Dan event promotif ini langsung kami luncurkan kepada masyarakat agar kreatifitas yang dimiliki siswa diketahui khalayak. Nantinya para pemenang akan diarahkan untuk tampil di tingkat nasional dan internasional," kata Saiful.

Ia menambahkan, selama ini untuk pendidikan vokasional, secara nasional Jawa Timur sudah menjadi rujukan. Hal itu terlihat dari perwakilan Indonesia untuk Ajang World Skill di Abu Dhabi, Uni Emirates Arab yang mayoritas dari Jatim.

"Dari festival-festival seperti ini, nanti mereka kita arahkan ke bisnis. Bagaimana produk-produk mereka bisa diakui, tampilannya profesional, tidak ketinggalan, dan laku di pasaran," ujarnya.

Saiful berencana untuk SMA Seni akan dibuka program Event Organizer. Program ini nantinya agar siswa tidak hanya membuat produksi saja, tapi juga bisa memasarkan, menampilkan dan bisa mengatur acara.

"Jadi anak SMK tidak hanya bisa produksi tapi juga ada bidang untuk memasarkan produk-produk mereka," tandasnya. [air/ito]

Tag : smk

Komentar

?>