Minggu, 28 Mei 2017

Rumah Jurnal STAIN Pamekasan Gelar FGD Tingkatkan Mutu

Jum'at, 05 Mei 2017 11:12:38 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Rumah Jurnal STAIN Pamekasan Gelar FGD Tingkatkan Mutu

Pamekasan (beritajatim.com) - Rumah Jurnal Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) di Auditorium Multi Center, Kamis (4/5/2017).

Kegiatan yang mengusung tema 'Kebijakan dan Pengembangan Publikasi Ilmiah di Lingkungan PTKI (Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam)' itu, diikuti perwakilan pengelola jurnal dan pimpinan di lingkungan kampus yang berencana beralih status menjadi institut.

Hadir dalam pelaksanaan itu, Kasi Publikasi Subdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Diktis Kemenag RI Mahrus el-Mawa dan Pengelola Teknis Jurnal di lingkungan UIN Sunan Ampel dan Kopertais Wilayah IV Surabaya Nur Hasib.

"Saat ini ada beberapa program yang sedang diinisiasi oleh Dikti PTKI, di antaranya peningkatan publikasi ilmiah melalui skil academic writing dan peningkatan hak kekayaan intelektual," kata Mahrus el-Mawa kepada sejumlah peserta FGD.

Bahkan dalam berbagai upaya peningkatan mutu jurnal menuju akreditasi nasional dan internasional bereputasi, pihaknya juga memberikan penghargaan bagi para peneliti. "Kita juga memberikan hak paten berupa bantuan atau hibah penelitian, publikasi maupun pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya.

"Kami sedang mendesain beberapa kebijakan tentang publikasi ilmiah di lingkungan PTKI. Karena itu kami berharap masukan dari para pengelola jurnal untuk menerjemahkan program dalam kebijakan strategis," jelasnya.

Sementara Ketua STAIN Pamekasan Muhammad Kosim mengapresiasi program tersebut, sekaligus berharap agar kegiatan tersebut bisa menjadi motivasi bagi para pengelola jurnal maupun pimpinan di instansi yang dipimpinnya.

"Kami berharap dengan kegiatan ini bisa mamacu semangat para pengelola jurnal maupun pimpinan akademik agar tetap bersemangat dalam menulis, khususnya dalam penulisan berupa penelitian dan pengabdian masyarakat," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, tercatat sebanyak tujuh perwakilan dari pengelola jurnal milik kampus menghadiri FGD tersebut. Meliputi pengelola Jurnal ihkam, Islamuna, Iqtishadia, Karsa, Okara, Nuansa dan Tadris. Ketujuh jurnal tersebut sudah dikelola secara online. Bahkan dua dari tujuh jurnal tersebut, yakni Jurnal Ihkam dan Karsa sudah mendapatkan akreditasi B dan terindeks DOAJ.

Sementara Nur Hasib memaparkan seputar hal teknis upgrade jurnal dari OJS 2 menuju OJS 3 demi peningkatan perform manajemen OJS ejournal STAIN Pamekasan. Termasuk juga pematangan upgrade sofdware OJS. [pin/but]

Komentar

?>