Selasa, 12 Desember 2017

Wajah Pucat Usai Kena DBD, Anang Kerjakan UNBK Susulan

Selasa, 18 April 2017 22:11:58 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Wajah Pucat Usai Kena DBD, Anang Kerjakan UNBK Susulan

Surabaya (beritajatim.com) - Zaman dulu seorang siswa jika mengerjakan ujian sekolah susulan hanya seorang diri akan berkeringat dingin, karena dalam satu ruangan dia hanya berhadap-hadapan dengan pengawas ujian.

Namun tidak dengan Anang Ludmaduddin (17), siswa SMA Maryam saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan. Namun demikian, karena kondisi Anang kurang fit dan muka tampak pucat Pasalnya, ia dalam tahap pemulihan kesehatan pasca opname 10 hari di RS Haji akibat sakit demam berdarah dan juga liver yang dideritanya.

"Alhamdulillah saya bisa mengikuti UNBK meskipun susulan dan hanya seorang diri. Saya opname di RSU Haji selama 10 hari. Tadi malam jam 12 baru keluar rumah sakit," katanya saat ditemui usai mengerjakan UNBK susulan di sekolah setempat, Selasa (18/4/2017).

Dengan diantarkan oleh sang ayah, siswa jurusan IPS ini tetap mengikuti ujian susulan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di hari pertama. "Meski sendirian saat mengerjakan UNBK susulan, tapi semua soal saya selesaikan. Saat di rumah sakit saya hanya baca-baca tapi ya kurang maksimal," terang Anang.

Ayah Anang, Sarno menjelaskan, putranya mengikuti UNBK susulan karena sakit sewaktu ujian utama digelar. Meski tidak ada persiapan sama sekali, namun Sarno tetap yakin bahwa Anang bisa mengerjakan soal.

"Sebagai orang tua saya juga cemas kalau Anang tidak bisa mengikuti UNBK, tapi bagaimana lagi dalam keadaan sakit. Tapi anak saya tadi bilang enak ujian sendiri. Walhasil, tidak menemui kendala sama sekali," ujar warga Manyar Tegal ini sambil menirukan ungkapan Anang.

Sementara itu, Kepala SMA Maryam, Ida Faridah mengatakan, total siswa kelas XII yang seharusnya mengikuti UN berjumlah 55 siswa. Namun, sewaktu UN utama tingkat SMA kemarin, hanya Anang yang tidak masuk karena sakit. "Anang tidak masuk sejak hari pertama sampai hari terakhir," terangnya.

Ida menjelaskan, dalam proses UNBK yang digelar selama dua kali ini pihaknya tidak mengalami kendala. begitu juga dalam pelaksanaan UN susulan. "Sinkronisasi pun sudah dilaksanakan, Senin (17/4/2017). Tidak ada kendala selama pelaksanaan UN utama maupun susulan," tegasnya.

Ia mengungkapkan, dalam ujian susulan ini hanya diadakan selama dua hari. Dalam sehari para siswa harus mengerjakan dua mata pelajaran.

"Hari pertama dengan mapel Bahasa Indonesia di sesi pertama. Sesi kedua mapel Matematika. Sedangkan hari kedua, sesi pertama mapel Bahasa Inggris. Sesi kedua untuk tingkat SMA adalah mapel pilihan sesuai jurusan," tandasnya. [ito/suf]

Tag : unbk surabaya

Komentar

?>