Minggu, 24 September 2017

Murid SD Belajar Musik Bersama Grup Orkestra Jepang

Kamis, 23 Maret 2017 00:54:34 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Murid SD Belajar Musik Bersama Grup Orkestra Jepang

Surabaya (beritajatim.com) - Rombongan World Ship Orkestra (WSO) dari Jepang mendatangi SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Rabu (22/3/2017). Para siswa dibuat terpukau atas kepiawaian 33 musisi yang memainkan beberapa aransemen, salah satunya sound track dari film Frozen.

Perjumpaan langka ini juga dimanfaatkan siswa sekolah yang beralamatkan di Jalan Mulyorejo Surabaya ini belajar berbagi ilmu tentang musik orkestra dengan sangat antusias dan penuh kegembiraan.

Machika, siswa kelas 3 yang saat itu ditantang untuk menjadi conductor memimpin jalannya orkestra langsung unjuk kebolehan di depan para rombongan WSO. "Ini pengalaman pertama memegang pegang stik conductor, saya grogi karena dihadapan para orkestra sekelas WSO," tutur Machika.

Kordinator WSO Noguchi Akihide dengan telaten menjelaskan tentang alat musik dan dasar-dasar orkestra kepada ratusan siswa SDM 18 Surabaya yang saat itu menonton. "ini violin, flute, clarinet, flash horn, euphonion, tuba, biola, cello, perkusi, piano dan bass trombon," tunjuk Noguchi pada setiap alat musik yang dimainkan timnya.

"Salah satu ciri khas menonton pertunjukan orkestra itu penontonnya harus tenang. Tidak ada tepuk tangan kecuali ada instruksi," imbuh Noguchi.

Ia berharap, selain secara lansung belajar musik ke musisi. penampilan yang disajikannya mampu menarik minat pelajar terhadap musik orkestra. "Jalannya orchestra sangat tergantung oleh conductor yang memimpin. Jadi dia punya peran sangat penting," jelas Noguchi sekaligus mengenalkan O-Sono yang menjadi conductor di grup orkestranya.

Selain belajar tentang musik, para siswa juga dihibur dengan penampilan solo Sae Yamashita memainkan clarinet. Dalam penampilannya, Sae berusaha menunjukkan fungsi clarinet yang dapat dipisah dalam beberapa bagian. Setiap kali dipisah, clarinet mampu menghasilkan suara berbeda.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya, Ainur Rofiq mengatakan, kedatangan grup orkestra asal Jepang ini cukup berarti dan dapat membuka wawasan global siswa tentang bermusik, dan juga mengetahui negeri Sakura.

"Kita berharap ini menjadi semangat bagi siswa yang memiliki passion di dunia musik, dan ini awal program sekolah yang bersifat internasional. Ke depan, para siswa perlu student exchange ke luar negeri. Dan ini menjadi bagian awalnya," terang Rofiq. [ito/suf]

Komentar

?>