Minggu, 19 Nopember 2017

Tuntutan Warga Lakardowo Direspon Positif Pemkab Mojokerto

Rabu, 22 Maret 2017 14:16:46 WIB
Reporter : Misti P.
Tuntutan Warga Lakardowo Direspon Positif Pemkab Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) - Pemkab Mojokerto melalui Asisten I Bidang Kesra, Agus M Anas menegaskan, akan memerintahkan dinas terkait untuk menindaklanjuti tuntutan warga. Hal tersebut disampaikan di hadapan ratusan warga Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis yang menunggu di depan gerbang Pemkab Mojokerto.

"Tuntutan masyarakat sudah kami terima dan akan tindaklanjuti, kami akan menerjukan BLH bersama Dinas Kesehatan termasuk juga dari warga untuk kembali melakukan uji laboratorium," ucapnya singkat disambut sautan warga yang kecewa dengan jawaban tersebut, Rabu (22/3/2017).

Asisten I menemui warga yang menggelar aksi memperingati Hari Air se-Dunia dengan tema pencemaran air sumur warga dari pabrik pengolah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), PT Putra Restu Ibu Abadi (PT PRIA) setelah sebelumnya menggelar pertemuan dengan perwakilan warga.

Koorditor aksi, Abdul Ghofur mengatakan, jika sumber air sumur Desa Lakardowo benar-benar dari PT PRIA harapan dan tuntutan warga adalah harus ditutup tidak boleh beroperasi lagi dan dibongkar timbunan apa yang menyebabkan air keruh.  "Air di Lakardowo selama ini sangat mengkhawatirkan," katanya.

Masih kata Ghofur, warga berharap Pemkab Mojokerto menindaklanjuti karena selama ini warga menilai Pemkab Mojokerto tidak mau transparans dan tertutup terkait hasil yang belum disampaikan terbuka kepada warga. Sehingga aksi tersebut digelar karena air sumur menyebabkan warga gatal-gatal. [tin/but]

Komentar

?>