Selasa, 25 Juli 2017

Jatim Terapkan USBN Berbasis Kertas, Ini Keluhan Sekolah

Senin, 20 Maret 2017 15:43:59 WIB
Reporter : Misti P.
Jatim Terapkan USBN Berbasis Kertas, Ini Keluhan Sekolah

Mojokerto (beritajatim.com) - Sekolah di Mojokerto mengeluhkan kebijakan Pemprov Jawa Timur yang menerapkan sistem Ujian Sekolah Berbasis Kertas (USBK) tahun ini. Pasalnya, selain biayanya yang cukup mahal, sistem ujian ini dinilai tingkat kebocoranya lebih tinggi dibanding menggunakan komputer

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Sooko, Budi Widiantoro mengatakan, semua sekolah di Jawa Timur diwajibkan melaksanakan ujian sekolah berbasis kertas tersebut. "Sekolah kita sudah menggunakan sistem komputer sejak tahun lalu tapi ada kebijakan seperti ini," ungkapnya, Senin (20/3/2017).

Masih kata Budi, selain biayanya mahal, sistem ujian berbasis kertas tersebut tingkat kebocoranya sangat tinggi dibandingkan sistem komputer. Karena soal ujian tersebut didistribusikan ke sekolah dalam bentuk file, sedangkan proses cetak dan penggandaan, diserahkan ke sekolah masing-masing.

"Selain tingkat kebocoran lebih tinggi, biaya untuk cetak dan penggandaan lebih mahal. Sedangkan jika menggunakan ujian berbasis komputer, relatif tidak butuh biaya. Penggandaan soal untuk enam mata pelajaran dengan jumlah siswa sebanyak 441 siswa, butuh biaya sampai Rp8 juta rupiah," katanya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri I Sooko, Endang Binarti menambahkan, pihaknya sudah meminta ke Dinas Pendidikan Profinsi Jawa Timur agar tetap diperbolehkan melaksanakan ujian sekolah dengan sistem komputer. "Tapi kita tetap diminta melaksanakan ujian sekolah sesuai kebijakan Pemprov tersebut," ujarnya.

Menurutnya, sekolahnya sudah menerapkan ujian ulangan sekolah menggunakan sistem komputer sejak empat tahun lalu. Sementara, untuk Ujian Nasional tahun 2016 kemarin, juga mengunakan sistem berbasis komputer. Di SMA Negeri 1 Sooko laboratorium komputer ada empat ruangan.

Sedangkan jumlah siswa yang melaksanakan ujian sekolah tahun ini sebanyak 441 siswa Dldan jumlah komputer yang ada, cukup untuk pelaksanaan  ujian sekolah. Pihaknya berharap Pemprov Jatim kembali menerapkan ujian berbasis komputer bagi sekolah yang sudah siap fasilitas pendukungnya.

Seperti diketahui, Ujian Sekolah Berbasis Kertas yang diterapkan Provinsi Jawa Timur tahun 2017 ini, dilaksanakan selama empat hari mulai Senin (20/3/2017) hari ini sampai hari Kamis (23/3/2017) besok. Ada enam mata pelajaran yang diujikan bagi siswa SMA. [tin/but]

Tag : usbn

Komentar

?>