Sabtu, 21 Oktober 2017

Menag Lukman: Sarjana Muslim Harus Jaga Keberagaman

Sabtu, 18 Maret 2017 21:44:08 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Menag Lukman: Sarjana Muslim Harus Jaga Keberagaman

Surabaya (beritajatim.com) - Perguruan tinggi Islam di Indonesia harus mampu berdiri di depan dalam menjaga Islam yang keberagaman "Islam Moderat" sebagai bagian warna Islam di Indonesia. Perguruan tinggi juga wajib pandai menyikapi dasyatnya hoax atau berita bohong yang akhir-akhir ini terjadi di tanah air.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin di sela prosesi wisuda ke 78 Program Doktor, Magister dan Sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Sabtu (18/3/2017).

"Sekarang diperlukan kearifan lebih besar untuk merespon paham-paham keagamaan yang sejak dulu ada. Maka saya mengimbau jangan saling menyalahkan," tutur Lukman.

Menurutnya, peran sarjana bisa membantu dalam menjaga keberagamaan itu supaya lebih dikenal oleh negara-negara di dunia. Lantaran dari sekitar 250 juta penduduk, tidak lebih dari 10 persen yang sarjana.

Menurutnya, sekarang muncul upaya membesarkan paham yang mengesankan benar sendiri. Menyikapi hal ini, kata Lukman Hakim, penekanan pada kearifan lokal menjadi kunci.

"Islam di Indonesia memiliki kekhasan. UINSA sendiri identik dengan Sunan Ampel dengan kearifan, khidmatnya,'" imbuhnya.

Indonesia memiliki 17 ribu lebih pulau, ini membuat keberagaman. Menag berpesan supaya nilai-nilai Islam dijaga. "Kecenderungan kultural harus terus dikembangkan agar kecerdasan intelektual juga berkembang. Saya berpesan kepada Rektor UINSA Prof Abdul A'la supaya lulusan mampu menjadi sarjana muslim Indonesia," tandas Lukman.

Sementara itu, Rektor UINSA Prof Abdul A'la menambahkan, Sarjana muslim Indonesia selalu menebar toleransi. Begitu juga meminta anak didiknya yang sudah lulus bisa bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat dan umat begitu terjun di dunia nyata.

"Anda sedikit dari yang bisa memperoleh pendidikan perguruan tinggi. Tolong Anda sebagai sarjana, jangan suka menjual hoax, jangan suka menyebar fitnah. Tapi juallah kualitas Anda," pesannya. [ito/but]

Tag : universitas

Komentar

?>