Selasa, 22 Agustus 2017

Rusun Santri di Pasuruan Kembali Dibangun

Rabu, 15 Maret 2017 18:33:52 WIB
Reporter : Shohibul Hujjah
Rusun Santri di Pasuruan Kembali Dibangun

Pasuruan (beritajatim.com) - Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR RI kembali membangun Rusun Santri di Ponpes Al-Yasini, Areng-areng, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Pembangunan Rusun santri yang menghabiskan dana hingga milyaran rupiah ini, ditarget akan rampung pada September 2017 mendatang.

"Pembangunan rusun santri di Ponpes Al Yasini ini mencapai Rp 8 miliar. Dan kami target selesai pada September 2017 mendatang," ujar Syarif Burhanuddin, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementrian PUPR RI kepada beritajatim.com, saat ditemui usai meletakkan batu pertama untuk pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi santri di Pondok Pesantren Terpadu Miftahul Ulum Al - Yasini, Rabu (15/3/2017).

Ia menjelaskan, saat ini di Pasuruan sudah ada dua Rusun Santri yang akan dibangun. Yakni, di Ponpes Al Yasini Wonorejo dan yang kedua yaitu di salah satu Ponpes yang ada di Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Ia menambahkan, untuk seluruh Indonesia jumlah Rusun Santri yang dibangun ada 20. Dan jumlahnya paling banyak di Jawa Timur, yaitu ada 10 rusun. Syarif menambahkan, anggaran keseluruhan pembangunan rusun santri ini yaitu mencapai Rp 180 miliar yang merupakan alokasi APBN 2017. "Untuk pengerjaan total ditarget selesai akhir tahun ini," imbuhnya.

Selain itu Syarif juga menjelaskan, alasan memilih dua Ponpes di Pasuruan ini karena kedua ponpes memenuhi kriteria utama, diantaranya memiliki jumlah santri minimal 500 orang. Serta diutamakan pondok pesantren yang masih tradisional.

"Di dua Ponpes ini, banyak santri yang masih belum mampu membayar sampai Rp 400 ribu per bulan. Saya mengharapkan, bantuan bangunan rusun santri ini mampu menambah semangat bagi seluruh pengurus Ponpes dalam menjalankan tugas dan kewajibannya," terangnya kepada beritajatim.com.

Rusun Santri ini, rencananya akan dibangun tiga lantai dengan tipologi bangunan untuk lajang dan dilengkapi dengan sarana prasarana dan utilitas yang cukup memadai.

"Rinciannya, yaitu ada tiga lantai, ada 108 kamar dengan luasan sekitar. Pembangunan ini merupakan bagian dari program satu juta rumah yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo," pungkasnya. [oci/but]

Tag : pesantren

Komentar

?>