Selasa, 22 Agustus 2017

KH Tohir Abd Hamid Harap Pekan Ngaji Mendatang Lebih Baik

Jum'at, 10 Februari 2017 17:26:06 WIB
Reporter : Samsul Arifin
KH Tohir Abd Hamid Harap Pekan Ngaji Mendatang Lebih Baik

Pamekasan (beritajatim.com) - Salah satu Dewan A'wan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata KH Moh Tohir Abd Hamid berharap pelaksanaan Pekan Ngaji mendatang jauh lebih baik dari tahun ini.

Hal itu diungkapkan saat memberikan sambutan pada malam penutupan Pekan Ngaji Ke-2 di halaman madrasah di kompleks pesantren yang beralamat di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Jum'at (10/2/2017).

Pada pelaksanaan yang digelar sejak Rabu (1/2/2017) lalu. Dilaksanakan berbagai program ngaji bagi ribuan santri maupun mahasiswa, termasuk juga berbagai kegiatan seperti pasar santri yang menyuguhkan berbagai karya dan kreasi santri, mahasiswa maupun masyarakat.

Program pamungkas pagelaran Pekan Ngaji itu, juga digelar uji kemampuan bagi sebanyak 20 perwakilan badan otonom di bawah lingkungan pesantren. "Semoga ilmu anda bermanfaat dunia akhirat," harap KH Moh Tohir Abd Hamid.

Selain itu, di sela-sela acara penutupan juga ditayangkan video berupa jejak rekam para santri dalam menjalani berbagai aktivitas di pesantren. Tidak hanya persoalan ibadah, tapi termasuk juga aktivitas santri saat memasak, mencuci, bangun subuh hingga berbagai prestasi yang diraih para santri.

"Video tadi merupakan fenomena riil yang ada di pesantren, bahkan yang merekam baru pegang Kamera. Tidak masalah kami miskin, tapi kami punya cita-cita. Jadi kapan lagi kalau bukan saat ini," imbuhnya.

Namun program tersebut dinilai masih banyak kekurangan selama sepekan pelaksanaan. Sehingga diharapkan bisa diperbaiki pada tahun mendatang. "Memamng masih banyak kekurangan, tapi kedepan akan kita perbaiki," ungkapnya.

"Kemiskinan tidak menjamin seseorang untuk tidak berpendidikan, tapi semuanya juga butuh pengorbanan. Sehingga tidak salah sakelipun dalam keterbatasan, kalian (santri) mampu menunjukkan berbagai prestasi membanggakan," tegas pria yang sempat mengenyam pendidikan di Pascasarjana UIN Maliki Malang.

Bahkan acara penutupan juga dihadiri Menpora Imam Nahrawi yang diwakili Deputi Kepemudaan Kemenpora RI Faisal Abdullah. "Saat ini kita kedatangan Menpora yang diwakili Deputi Kepemudaan. Kami hanya ingin menunjukkan potensi Madura dan pesantren yang masih memiliki semangat luar biasa, ini fenomena rill yang harus anda ketahui," jelasnya.

"Kita mendidik para santri bukan hanya untuk momentum satu tahun, tapi justru hingga mati dan hidup lagi. Kami tidak hanya memprioritaskan pada substansi, tapi juga esensi. Semoga besok kita sempurnakan lagi, khususnya di tahun yang akan datang," pungkasnya.

Palaksanaan Pekan Ngaji Ke-2 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata mengusung tema 'Pesantren dan Peradaban'. Bahkan pada tema tersebut, didatangkan pemateri asal Universitas Al-Azhar Cairo Mesir, Syekh Jamal Faruq el-Daqaq. [pin/ted]

Komentar

?>