Minggu, 17 Desember 2017

Soal Penularan HIV/AIDS, Kota Surabaya Urutan Pertama

Kamis, 09 Februari 2017 22:34:05 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Soal Penularan HIV/AIDS, Kota Surabaya Urutan Pertama

Surabaya (beritajatim.com) - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menerangkan bahwa kota Surabaya menjadi kota tertinggi tempat penularan virus HIV/AIDS. Setelah itu disusul Kota Malang dan Kabupaten Sidoarjo.

"Surabaya menjadi kota tertinggi dengan 8.300 penderita, kemudian Kota Malang dengan 3.400 penderita, disusul Kabupaten Sidoarjo dengan 2.800 penderita,” ungkap Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan, Dinkes Jatim Drg Ansarul Fahruda, usai seminar Peran Partisipatif Remaja dalam Upaya Mewujudkan Generasi Muda Bebas HIV/AIDS di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Kamis (9/2/2017).

Ia menjelaskan, ada dua faktor penyebab tingginya penularan virus HIV. Yakni, melalui hubungan seks tidak aman atau heteroseksual dan penggunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif (Napza), khususnya yang menggunakan jarum suntik.

Dinkes Jatim sudah mengestimasi kenaikan tiap tahun sekitar 100 penderita. Jumlah penderita HIV per September 2016 sekitar 57.321 jiwa. "Harusnya target kita 80 persen. Namun, baru sekitar 68 persen yang berhasil ditemukan. Jadi, masih perlu penjangkauan kerja sama dengan LSM, kader kesehatan, untuk mendeteksi dini orang-orang berisiko HIV," jelasnya.

Selain memperluas jangkauan, pihaknya meminta dokter, perawat, atau bidan berinisiatif melakukan tes kepada pasien dengan keluhan diare yang disertai dengan hal-hal lain. "Sehingga, paling tidak, sisa dari 68 persen tadi bisa ditemukan sedini mungkin. Meski kita tinggi, kita masih 68 persen. Target kita 80 persen," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, Mundakir mengatakan, sebelum 2006, masalah kesehatan di masyarakat dipusatkan kepada rumah sakit. Tapi, mulai 2006, pemusatan ini mulai digeser ke komunitas masyarakat.

"Kami juga turut ikut dalam menanganinya, dari Sahabat Remaja bekerja di daerah binaan UM Surabaya telah turun lapangan di kawasan Kota Surabaya seperti di daerah Kenjeran dan Medokan," kata Mundakir. [ito/suf]

Tag : hiv/aids

Komentar

?>