Selasa, 26 September 2017

Layak Diikuti, Komunitas Bincang Santai Berbahasa Inggris di Surabaya

Kamis, 02 Februari 2017 23:11:06 WIB
Reporter : Hermawan Petrus
Layak Diikuti, Komunitas Bincang Santai Berbahasa Inggris di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) - Kota Surabaya memang sudah tidak asing dengan berbagai komunitas yang meramaikan segala penjuru. Namun, komunitas yang satu ini sedikit berbeda. Bergerak di bidang pendidikan, terutama Bahasa inggris, Surabaya ECC (English Conversation Club) kini hadir untuk membantu warga Surabaya meningkatkan kemampuan berbahasa inggris.

Komunitas yang berada di bawah naungan HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) ini juga terbilang masih baru, yakni kurang lebih satu tahun. Edy Mulyanto (48), selaku Chairman dari Surabaya ECC, mengutarakan tema Friendhsip atau kekerabatan adalah konsep yang diusung oleh Surabaya ECC demi menjalin kekerabatan dan hubungan yang harmonis dengan para member/pesertanya.

"Intinya adalah aktif berbicara, jika tidak ada yang bertanya ya saya diam, tapi pasti selalu para member dipancing untuk selalu aktif berbicara dalam kelas," ungkap Edy ketika ditemui beritajatim.com.

Dengan konsep yang diusung, komunitas tersebut kini telah mampu menjalin hubungan yang baik dengan sesama pesertanya dan kian akrab setiap harinya.

"Di sini tidak ada yang namanya guru atau murid, kita semua sama-sama teman di sini," ujar Edy.

Edy juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menerima peserta di bawah 17 tahun. Bukan tanpa alasan, dikhawatirkan jika terdapat peserta di bawah 17 tahun yang tidak memahami topik yang sedang dibahas, maka member tersebut akan menjadi pasif.

Kegiatan rutin Surabaya ECC berlangsung setiap hari Rabu, dari pukul 18.30 WIB hingga 21.00 WIB dan bertempat di Ruko Hotel, Jalan Gubernur Suryo No. 1-F, Surabaya. Selama kurang lebih satu tahun, pihak ECC telah memiliki setidaknya 75 member/peserta.

Di sisi lain, Mochammad Faizal (36), selaku admin Surabaya ECC, mengatakan selama perjalanan Surabaya ECC, pihaknya juga menemui kendala di mana kendala yang paling utama adalah cuaca.

"Kendala utamanya biasanya cuaca, biasanya kalau sudah hujan, pesertanya jadi malas berangkat," ungkap Faizal.

Menariknya, pihak Surabaya ECC tidak memungut biaya sepeser pun dari para membernya. Pihak ECC menjamin bahwa bergabung dengan Surabaya ECC gratis selamanya. Edy menyatakan bahwa Surabaya ECC mengusung konsep yang bertujuan untuk menjalin sosialisasi dengan para membernya, bukan demi bisnis.

"Komunitas ini lebih untuk sosial, bukan untuk bisnis," sahut Edy.

Faizal juga menambahkan dalam proses pembelajaran, dari pihak pengajar juga selalu siap membantu siapa saja membernya yang kesulitan dalam berbicara bahasa inggris.

"Biasanya kan ada yang kesulitan bicara bahasa inggris, lalu kita suruh dia bicara bahasa indonesia lalu kami bantu dengan menerjemahkan ke bahasa inggris dan dia tinggal mengulangnya," jelas Faizal.

Komunitas Surabaya ECC ini terbuka untuk khalayak umum dengan batasan minimal 17 tahun ke atas dan bisa diikuti dari berbagai kalangan. [her/but]

Komentar

?>