Jum'at, 24 Nopember 2017

Jasad Tan Malaka Mau Dipindah, Warga Kediri Tegas Menolak

Kamis, 19 Januari 2017 18:07:29 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Jasad Tan Malaka Mau Dipindah, Warga Kediri Tegas Menolak

Kediri (beritajatim.com) - Mayoritas warga sekitar pemakaman umum Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri menolak rencana pemindahan jasad Ibrahim Datuk Tan Malaka ke tanah kelahirannya di Sumatera Barat. Masyarakat minta supaya jasad pahlawan Nasional Kemerdekaan RI itu tetap berada di Kediri.

"Pokoknya warga tidak setuju kalau jasad Tan Malaka dipindah. Karena sudah lama disini," kata Sarwan di makam, Kamis (19/1/2017).

Menurut Sarwan, warga setempat mengenal sosok Tan Malaka sebagai pahlawan Nasional. Mereka khawatir apabila jasad Tan Malaka dipindah, desa menjadi sepi. Sebab, masyarakat menghendaki kawasan makam tersebut dijadikan tempat wisata sejarah.

"Di dekat makam Tan Malaka ada Batu Jagul. Batu besar di tepi sungai ini menjadi daya tarik wisata. Pemerintah desa akan membangunnya menjadi tempat wisata dengan ikon Batu Jagul dan Tan Malaka. Jadi jangan sampai jasadnya dipindah," tegas Sarwan.

Selama ini memang ada beberapa orang wisatawan yang datang dengan tujuan berziarah ke makam Tan Malaka. Bagi masyarakat, apabila kawasan pekuburan tersebut sudah dibangun menjadi tempat wisata, maka bisa mendapatkan banyak wisatawan ke desa.

Terpisah, Kepala Desa Selopanggung Waji berjanji akan berpihak terhadap warganya untuk mempertahankan jasad Tan Malaka. Terlebih, setelah desa mengetahui apabila rencana pemindahan jasad Tan belum memperoleh izin dari Kementerian Sosial RI.

"Kalau pun mereka (Pemkab Lima Puluh Kota) ngotot, saya akan menyerahkan kepada masyarakat. Silahkan langsung meminta persetujuan dari masyarakat. Jangan sampai muncul kabar bahwa, desa menjual Tan Malaka apabila nantinya jasad itu jadi dipindahkan," tegas Waji.

Secara kelembagaan, Waji menegaskan, belum pernah diajak komunikasi oleh Pemkab Lima Puluh Kota maupun keluarga perihal rencana pemindahan jasad. Itu sebabnya, sampai saat ini Pemerintah Desa Selopanggung tetap berada pada pendiriannya untuk mempertahankan.

Keseriusan Pemerintah Desa Selopanggung untuk membangunan kawasan wisata disana sudah ditandai dengan pembuatan undak-undakan jalan menuju ke makam. Pembangunan fasilitas jalan itu didanai oleh Alokasi Dana Desa (ADD).

Keseriusan Desa Selopanggung mendapatkan apresiasi dari Kemensos RI. Melalui kunjungannya beberapa waktu lalu, pihak Kemensos melihat keseriusan dari warga yang menghendaki agar Tan Malaka tetap berada di Kediri dan tidak dipindahkan.

Sebelumnya, Dinas Sosial Kabupaten Kediri mengirimkan surat permintaan uji DNA ulang Tan Malaka ke Kemensos RI. Sebab, sampai sekarang ini, Dinsos belum menerima hasil tes DNA sebelumnya. Selain itu, muncul kabar berbagai versi kematian Tan Malaka di Desa Petok, Kecamatan Mojo dan Kecamatan Grogol bahwa jenasahnya tidak dimakamkan, melainkan dilarung ke Sungai Brantas. [nng/but]

Komentar

?>