Kamis, 20 September 2018

Target UKWMS dan STIE Perbanas Setelah Terkakreditasi A

Jum'at, 13 Januari 2017 22:32:26 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Target UKWMS dan STIE Perbanas Setelah Terkakreditasi A

Surabaya (beritajatim.com) - Berikut pernyataan dan target selanjutnya dari Rektor Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) dan ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (Stie) Perbanas Surabaya atas kesuksesannya dalam meraih akreditasi A dari BAN-PT pada Program AIPT.

Rektor UKWMS, Drs Kuncoro Foe G.Dip.Sc Ph.D, menuturkan Ada berbagai macam tahapan untuk meraih akreditasi A. Peniliainnya berdasarkan akreditasi B yang mempunya angka yang berdekatan dengan angka 361.

"Selain itu, penilaian juga pada budaya kampus dan penulisan karya ilmiah. Menurut saya ada kampus yang budayanya bagus namun nulisnya kurang, begitu sebaliknya. Menurut saya secara rasional mungkin yang terpinggirkan adalah yang budayanya kurang tapi nulisnya pinter. Karena kalau nulis itu kan ya gak bisa ditingkatkan lagi," kata Rektor UKWMS, Drs Kuncoro Foe G.Dip.Sc Ph.D, Jumat (13/1/2017).

Ditanya Setelah medapat nilai A, target apa yang akan dikejar? yakni penambahan skor yang saat ini 369 menjadi 370 ke atas. Dan meningkatkan budaya mutu.

"Kami dalam rencana induk pengembangan sudah merencakan indikator regional ASEAN maupun Asia pada tahun 2025," katanya.

Sementara itu, Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Lutfi, SE., M.Fin, menyatakan siap menjadi kampus role model bagi kampus swasta di wilayah Jatim, sesuai arahan dari Ketua Kopertis Wilayah VII Jatim.

"Kampus kami siap menjadi role model yang bertujuan mendorong PTS yang terakreditasi B, untuk bersama-sama bisa meraih akreditasi institusi A," papar Lutfi.

Ditanya, targer kedepan. Pihaknya mengungkapkan tidak berbangga diri terlebih dahulu dan akan mengejar akreditasi tingkat Internasional.

"Kami tidak bertahan sampai di sini. Pada tahun 2022, STIE Perbanas Surabaya menargetkan untuk menjadi sekolah bisnis tingkat Asia Tenggara dan meraih akreditasi internasional dari AACSB (The Association to Advance Collegiate Schools of Business),” harap Lutfi. (ito/ted)

Komentar

?>