Selasa, 25 Juli 2017

Mahasiswa ITS Pamerkan 113 Purwarupa Studio Arsitek

Rabu, 21 Desember 2016 18:27:20 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Mahasiswa ITS Pamerkan 113 Purwarupa Studio Arsitek

Surabaya (beritajatim.com) - Penatnya keseharian yang dijalani dikehidupan hendaknya tidak boleh berdampak pada sebuah karya yang diciptakan, begitu pula dengan tugas seorang arsitektur dalam mengonsep rancangan sebuah bangunan.

Berkaca dari hal itu mahasiswa jurusan arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, pamerkan 113 rancangan studio untuk seorang arsitek bertajuk "Liman", di Plaza Beton Departemen Arsitektur ITS, Rabu (21/12/2016).
 
Ketua panitia pameran, Syarif Vikri, menerangkan pameran yang merupakan rangkaian dari tugas akhir mata kuliah desain Arsitektur ini, untuk menginisiasi agar mereka juga mampu untuk mengeksplorasi lahan-lahan terbatas di Kota Surabaya.

“Dari lahan-lahan tersebut, kita harus berpikir bagaimana menciptakan interior dan eksterior yang tepat yang menunjang kerja seorang arsitek,” terang Syarif.

Salah satu mahasiswa Departemen Arsitektur angkatan tahun 2015 yang karyanya juga dipamerkan, Lalu Fatih, mengatakan dirinya membuat rancangan berjudul ALO Architet Studio yang mengangkat konsep Kota Surabaya yang merupakan kota pelabuhan.

“Saya ingin menjadikan studio saya sebagai cerminan dari kota Surabaya. Desain yang saya rancang pun bernuansa kapal dan laut,” kata Lalu.

Dari 113 karya yang dipamerkan, lanjut Lalu, akan dicanangkan satu juara favorit dari pengunjung. Lalu berharap karya miliknya mampu menarik perhatian para pengunjung.

“Jarang ada pameran yang berkonsep seperti ini. Ini merupakan ajang di mana para calon arsitek seperti kami dapat mengomunikasikan apa yang kami buat,” tambah Lalu.

Sementara itu, koordinator dosen pembimbing mata kuliah Desain Arsitektur, Menurut Wawan Ardiyan ST MT, mengungkapkan untuk merespon para mahasiswa mengenai keterbatasan lahan dan kaitannya dengan desain tata ruang yang menjadi naungan masyarakat.

“Dengan pameran ini, saya berharap gairah arsitektur akan kembali bangkit di masyarakat, dan juga para mahasiswa dapat meningkatkan kemampuannya serta mempresentasikan hasil karya mereka kepada masyarakat.” tandas dosen Laboratorium Lansekap Departemen Arsitektur ITS ini.

Diketahui pada puncak pameran Jumat (23/12) juga akan ada tolkshow dengan pembicara dari Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI), Yuli Kalson Sagala ST IAI. bertajuk "tips bagi seorang mahasiswa dapat memulai bisnis arsitektur sejak dini". (ito/kun)

Tag : its

Komentar

?>