Sabtu, 27 Mei 2017

Buatkan Alat Otomasi

Abmas ITS Bantu Pecahkan Permasalahan UKM di Jatim

Kamis, 15 Desember 2016 01:05:13 WIB
Reporter : -
Abmas ITS Bantu  Pecahkan Permasalahan UKM di Jatim

Surabaya (beritajatim.com) - Salah satu bentuk pengabdian masyarakat (abmas) yang dilakukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berupaya mencarikan solusi guna memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh sejumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) di Jawa Timur.

Dengan menggelar seminar bertajuk SINERGI, yang diprakarsai oleh tiga Departemen yakni Teknik Industri, Manajemen Bisnis dan D3 Teknik Kimia. Mempertemukan para pelaku UKM dengan tiga pihak strategis, yakni akademisi, pebisnis, dan pemerintah, di Auditorium Sinar Mas, Departemen Teknik Industri ITS, Rabu (14/12/2016). Para pelaku UKM diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi sebagai bahan diskusi.

Wakil Rektor IV ITS Prof Dr Ketut Buda Artana ST MSc mengatakan, penyuluhan terhadap UKM seperti ini, supaya keilmuan dari para akademisi, pengalaman kerja dari para pebisnis serta kebijakan dari pemerintah mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dikeluhkan oleh para pelaku UKM tersebut.

"Hal ini agar UKM yang ada di Indonesia dapat berjalan dengan lebih baik lagi ke depannya. Supaya UKM telah menjadi tulang punggung bagi pereknomian di Indonesia. Karena, berdasarkan diskusi yang dilakukan pemerintah Jawa Timur, 45 persen PAD (Pendapatan Asli Daerah) Jawa Timur berasal dari UKM. Hal ini menunjukkan betapa krusial peran UKM bagi perekonomian bangsa ini," tutur Ketut.

Sementara itu, langkah kongkrit dari pengabdian mahasiswa untuk masyarakat ini juga dilakukan dengan membuatkan alat otomasi yang akan didistribusikan kepada pelaku UKM di beberapa kota atau daerah seperti di Surabaya dengan bahan baku tempe, UKM di Malang dengan bahan baku kelapa, UKM di Kediri dengan bahan baku nanas, dan UKM di Jombang dengan bahan baku tebu.

“Tentu saja proses produksi yang dilakukan secara otomatis dapat  membantu meningkatkan produktivitas produk UKM, dengan berkurangnya lead time yang harus dikeluarkan apabila proses dilakukan secara manual," jelas guru besar Teknik Kelautan ini.

Diketahui dalam merealisasikan alat otomasi ini, ITS bekerja sama dengan Bank Indonesia. Hal ini berjalan seiring dengan program Bank Indonesia yaitu Egolator Bisnis Pesantren berbasis Syariah. (ito/ted)

Tag : its

Komentar

?>