Rabu, 23 Mei 2018

Lima Penderita Gangguan Jiwa di Jombang Hidup Terpasung

Selasa, 08 Nopember 2016 07:46:36 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Lima Penderita Gangguan Jiwa di Jombang Hidup Terpasung
Tim pelaksana kesehatan jiwa saat mendatangi salah satu ODGJ yang hidup terpasung

Jombang (beritajatim.com) - Meski proses pembebasan terus dilakukan, namun di Jombang masih terdapat lima penderita gangguan jiwa yang hidup dalam pasungan. Rata-rata mereka dari latar belakang keluarga kurang mampu.

Kepastian dilontarkan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Bantuan Sosial, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jombang, Nur Aini, Selasa (8/11/2016). "Saat ini masih ada lima ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang masih terpasung," jelas Nur Aini.

Nur Aini kemudian membeber data secara panjang lebar. Pada 2016 ada skeitar 70 ODGJ yang semula terpasung di Jombang. Tim gabungan yang terdiri dari Dinsosnakertrans, Dinas Kesehatan (Dinkes) serta  para relawan dengan nama Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat Kabupaten Jombang kemudian melakukan sosialisasi serta penyadaran kepada keluarga yang bersangkutan.

Walhasil, seiring bergulirmya waktu, jumlah ODGJ yang hidup dalam pasungan saat ini tinggal 5 orang. Mereka tersebar di Kecamatan Sumobito dan Ngoro masing-masing 2 orang, serta Kecamatan Bandarkedungmulyo 1 orang. "Semoga target bebas pasung pada 2017 bisa tercapai," pungkasnya. [suf]

Tag : orang gila

Komentar

?>