Sabtu, 27 Mei 2017

ITS dan Lemsaneg Kembangkan Empat Aspek Bidang TI

Selasa, 01 Nopember 2016 20:18:21 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
ITS dan Lemsaneg Kembangkan Empat Aspek Bidang TI

Surabaya (beritajatim.com) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tandatanganani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) Indonesia kembangkan empat aspek penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) diperguruan tinggi, berlaku hingga tahun 2021 mendatang.

Empat aspek di antaranya kerjasama riset dalam bidang pengembangan teknologi informasi, rekayasa teknologi informasi, pengembangan sumber daya manusia, dan pemekaran dan diseminasi informasi.

Kepala Lemsaneg, Mayjen TNI (Purn) Djoko Setiadi MSi, dalam acara Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia (Sesindo) 2016 di Surabaya, Selasa (1/11/2016). Mengatakan, kerjasama ini sebagai langkah kesadaran disetiap perguruan tinggi guna menjaga keamanan dan melaksanakan rekayasa di bidang TIK.

"ITS adalah perguruan tinggi dengan sejuta karya inovasi dan berprestasi. Supaya karya mahasiswanya terutama di bidang TIK, nantinya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan negara, maka dari itu kami bentuk kerjasama ini dari segi pengamanannya," ujarnya Djoko Setiadi.

Ia mengungkapkan, saat ini pengembangan TIK yang sangat pesat turut mengubah peradaban dan budaya masyarakat Indonesia. Karena, TIK memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan manusia di berbagai aspek.

"Namun, perlu dipahami bahwa manfaat tersebut harus sejalan dengan keamanan dan kenyamanan sistem informasinya. Sebab, ancaman terhadap pencurian, perubahan, ketersediaan, dan manipulasi data atau informasi di era digital ini juga semakin meningkat," ujar pria yang pernah mengabdi sebagai Pasukan Pengamanan Presiden selama empat tahun ini.

Kerjasama dengan ITS, tambahnya, Lemsaneg sebagai birokrasi dan ITS sebagai perguruan tinggi diharapkan nantinya dapat mewujudkan sebuah sistem yang baik, karena akan menimbulkan dua disisi yang baik.

"Saya yakin, kerjasama ini juga disadari oleh kesepahaman bahwa kedua pihak saling membutuhkan mitra kerja dan mitra belajar khususnya dalam hal TIK. Selain itu saya  berharap kerjasama ini segera ditindaklanjuti dengan kerjasama teknis di antaranya dalam hal joint research dan publikasi riset," harap Djoko.

Sementara itu, Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana menuturkan bahwa masalah pengelolaan data dan informasi menjadi hal penting yang harus terus dikembangkan di masa datang. "Kerjasama ini menjadi salah satu langkah kami guna mendorong kreativitas sivitas akademika ITS untuk mengembangkan TIK yang berhubungan dengan keamanan informasi dan kewirausahaan," pungkas Joni.

Ketua panitia Sesindo 2016, Andre Parvian Aristio, mengatakan bahwa seminar tahunan kali ini melibatkan 130 organisasi, diikuti 73 peserta dengan menampilkan 61 makalah dan empat pembicara, salah satunya Dr Djoko Setiadi dan Director Enciet Business Consult Drs Kresnayana Yahya.

"Kami ingin makalah dan peserta seminar kali ini lebih berkualitas, karena itu dilakukan seleksi yang cukup ketat," jelas Andre yang juga dosen jurusan Sistem Informasi ITS ini. (ito/kun)

Tag : its

Komentar

?>